Gak Ada Akhlak! Satpam Dapur MBG Ciputat 07 Ketahuan Maling 1.700 Ompreng Buat Beli Sabu, Spill Ending-nya Ketangkap Polisi

Kriminal, Megapolitan179 Dilihat

​TANGERANG SELATAN, Markaberita.com — Sebuah kasus pencurian dengan motif bikin geleng-geleng kepala terjadi di wilayah Ciputat Timur. Satpam Dapur SPPG Ciputat 07 berinisial TRS kedapatan menjadi otak pencurian 1.700 ompreng berbahan stainless steel serta sejumlah peralatan dapur penting lainnya.

​Parahnya lagi, hasil dari menjual barang-barang inventaris negara tersebut diduga kuat langsung dibelikan barang haram jenis sabu.

​Awal Mula Terbongkarnya Kasus: Insting Polisi Tak Bisa Dibohongi

​Kasus ini resmi terungkap setelah pihak kepolisian menerima laporan pada 8 Juli 2026. Di awal penyelidikan, polisi sempat menghadapi jalan buntu karena minimnya barang bukti di tempat kejadian perkara (TKP).

​Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, membeberkan bahwa penyelidikan awalnya berjalan tanpa petunjuk yang berarti.

​“Awalnya kan enggak ada petunjuk sama sekali, CCTV enggak ada, saksi enggak ada. Hanya pada saat ke sana TKP, saya lihat satpam ini kok enggak respek sama polisi datang,” ungkap Kompol Bambang, Rabu (29/7/2026).

​Berkat gelagat mencurigakan dan sikap yang tidak kooperatif tersebut, polisi langsung bergerak cepat melakukan tes urine kepada TRS. Hasilnya pun langsung terjawab: positif narkoba.

Baca Juga  Penerima MBG Akan Dievaluasi, Siswa SMA Berpotensi Tak Lagi Masuk Prioritas

​Terdesak oleh bukti tes urine dan interogasi mendalam, TRS akhirnya tidak bisa mengelak dan mengakui semua perbuatannya. Ia juga membeberkan keterlibatan rekan-rekan kejahatannya yang lain.

​Dari hasil penyidikan, aksi nekat ini ternyata dilakukan secara bertahap dalam rentang waktu 16 Juni hingga 7 Juli 2026. Para pelaku memanfaatkan situasi di mana Dapur SPPG saat itu belum resmi beroperasi untuk menunjang program Makan Bergizi Gratis (MBG).

​Akibat ulah tidak bertanggung jawab ini, ribuan ompreng yang seharusnya digunakan untuk fasilitas makan gratis masyarakat mendadak raib digondol komplotan maling demi memuaskan kecanduan narkoba.

​Pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan sindikat ini. Saat ini, polisi telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, sementara satu orang lainnya masih buron: ​TRS — Satpam / Otak Pencurian (Positif narkoba), ​DC — Tersangka, ​GZ — Tersangka dan HK — Masih berstatus DPO (Dalam Pencarian Orang) dan tengah dalam pengejaran pihak berwajib.

Baca Juga  Berkedok Seles, Terduga Pelaku Hipnotis Ditangkap Warga Di Kampung Pasirlimus Cikarang Utara

​Kasus ini kini masih terus dikembangkan oleh Polsek Ciputat Timur guna membongkar tuntas jaringan penjualan barang curian serta peredaran narkotika yang melibatkan para pelaku.