CBA Gelar Diskusi Publik Kasus Suap Blueray Cargo: Soroti Dugaan Aliran Dana ke Aparat yang Belum Tersentuh

Hukum, Nasional80 Dilihat

​JAKARTA, Markaberita.com – Penanganan kasus dugaan suap impor yang melibatkan Blueray Cargo kembali memicu sorotan tajam publik. Meskipun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan sejumlah tersangka dari pihak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) serta pihak swasta, proses hukum dinilai belum menyentuh aktor-aktor lain yang diduga terlibat. Menanggapi hal tersebut, Center for Budget Analysis (CBA) akan menggelar diskusi publik bertajuk “Suap Blueray Cargo: KPK Jerat Tentara, Cokelat Muda dan Cokelat Tua Dilindungi?” pada Selasa, 30 Juni 2026, pukul 12.00 WIB, bertempat di Wizzmie Menteng, Jakarta Pusat.

​Diskusi ini menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Koordinator Nasional Poros Muda NU Ramadan Isa, Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto, Ketua Padepokan Hukum Indonesia (PHI) Mus Gaber, serta Direktur Eksekutif CBA Uchok Sky Khadafi. Acara akan dipandu oleh Koordinator CBA, Jajang Nurjaman, sebagai moderator.

Baca Juga  Endus Aroma Kongkalikong Proyek Tanggul Kepulauan Seribu Rp138,6 Miliar, CBA Desak Kejati DKI Bertindak

​Latar belakang diskusi ini berakar dari penilaian bahwa penyidikan KPK sejauh ini hanya fokus pada oknum Bea Cukai dan pihak swasta seperti John Field. Padahal, merujuk pada Berita Acara Pemeriksaan (BAP) atas nama Hartanto, pegawai Blueray Cargo, terdapat pengakuan mengenai aliran dana kepada sejumlah oknum aparat penegak hukum yang dilakukan atas perintah John Field. CBA menilai informasi tersebut perlu mendapatkan penjelasan hukum yang transparan agar publik mendapatkan gambaran utuh mengenai konstruksi perkara.

​Menjelang diskusi esok hari, Direktur Eksekutif CBA, Uchok Sky Khadafi, saat dihubungi pada Senin (29/06/2026) kembali menekankan pentingnya keberanian KPK dalam mengusut tuntas perkara ini. “Kita berharap KPK jangan tebang pilih. Jika saksi sudah menyebut adanya aliran dana ke instansi lain, itu harus dikejar, bukan malah didiamkan. Publik menunggu bukti nyata apakah hukum benar-benar tajam ke atas, atau justru hanya berani pada kelas teri saja,” tegas Uchok.

Baca Juga  Padepokan Hukum Indonesia Laporkan Tiga Anggota DPR ke MKD

​Uchok menambahkan bahwa pihaknya berharap forum diskusi besok dapat membedah secara komprehensif perkembangan penanganan kasus tersebut. “Kita akan bongkar semua patgulipat yang diduga sudah berlangsung puluhan tahun, kenapa KPK hanya mengambil setahun atau enam bulan terkait suap ini?” pungkasnya.

​Melalui forum ini, CBA bertujuan mendorong transparansi serta memperkaya perspektif publik mengenai proses pemberantasan korupsi. Pihak penyelenggara menegaskan bahwa diskusi ini tidak dimaksudkan untuk mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan. Seluruh dugaan yang berkembang tetap harus dibuktikan melalui proses penyidikan, penyelidikan, maupun persidangan sesuai prinsip praduga tak bersalah dan ketentuan hukum yang berlaku. Saat ini, KPK masih terus menangani perkara dugaan suap impor tersebut, sementara proses hukum terhadap para terdakwa masih berlangsung sesuai mekanisme peradilan.(Red).

Baca Juga  GP Ansor Jakarta Timur Panaskan Mesin Organisasi, Gelar Pra Musker III: Konsolidasi Total Menuju Kaderisasi Militan dan Organisasi Berdampak!

​#CBAGelarDiskusi #KasusSuapBluerayCargo #KPK #BeaCukai #PemberantasanKorupsi #TransparansiHukum #BeritaKorupsi #JakartaTerkini