JAKARTA, Markaberita.com – Urusan sampah di Jakarta emang nggak ada matinya, tapi kali ini Pemprov DKI bener-bener nggak main-main! Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi kasih instruksi tegas buat bongkar identitas perusahaan swasta yang nekat buang sampah secara ilegal di wilayah Jakarta.
Langkah berani ini langsung dapet standing applause dan dukungan penuh dari Komite Penyelamat Lingkungan (KPL). Biar nggak ada lagi drama buang sampah sembarangan yang ngerusak ekosistem dan bikin tekor anggaran, Pemprov DKI menyiapkan beberapa langkah taktis:
Diskominfotik DKI Jakarta diminta buat langsung spill alias umumkan nama-nama perusahaan swasta yang kedapatan buang sampah ilegal ke publik biar kapok.
Pemprov DKI bakal menginstruksikan pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka) buat putus hubungan kerja sama sama vendor-vendor sampah nakal ini.
Ketum KPL, Jamaluddin Hadam, menegaskan agar penegakan hukum nggak boleh cuma nangkep pelaku lapangan aja, tapi aktor intelektual di balik layar juga harus diseret biar adil.
Aksi buang sampah ilegal ini dinilai bukan cuma melanggar aturan, tapi juga ngerusak ekosistem kota dan ngancem kesehatan warga Jakarta.
”Kami mengapresiasi keberanian Pramono Anung dalam mengambil langkah tegas terhadap perusahaan pembuang sampah ilegal. Sudah saatnya perusahaan yang mencari keuntungan dengan merusak lingkungan dipublikasikan identitasnya dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Ketum KPL, Jamaluddin Hadam, Jumat (7/8/2026).
KPL menilai, keterbukaan informasi kayak gini adalah kunci utama buat nimbulin efek jera sekaligus wake-up call buat dunia usaha agar lebih bertanggung jawab sama limbahnya.
Sebagai organisasi yang konsen banget sama isu lingkungan, KPL siap 100% buat kawal kebijakan ini lewat pengawasan ketat, edukasi publik, dan kolaborasi nyata demi wujudin Jakarta yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan!.(red)






