MARKABERITA.ID | Jakarta, 14 Maret 2026– Di tengah dinamika sosial Ibu Kota, Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) menunjukkan aksi nyata dalam merawat kohesi sosial melalui agenda “Giat Safari Ramadhan 1447 H”. Berlokasi di Komplek Perumahan DPR 2, Meruya Selatan, Jakarta Barat, Jumat (13/3), acara ini menjadi ajang kolaborasi strategis antara aktivis, eksekutif, dan legislatif dalam memberikan perhatian kepada kelompok rentan.
Hadir Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono, memberikan penekanan penting mengenai peran organisasi kepemudaan sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial di akar rumput.
Dalam penyampaiannya, Mujiyono mengapresiasi langkah konsisten FPPJ yang tidak hanya melakukan seremonial buka puasa, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan melalui santunan bagi puluhan anak yatim, dhuafa, dan penyandang disabilitas.
”Apa yang dilakukan FPPJ di Meruya Selatan hari ini adalah cerminan dari peran pemuda yang kita harapkan: peka dan responsif terhadap realitas sosial. Di tingkat legislatif, kami terus mengupayakan penguatan jaring pengaman sosial, namun kehadiran aktivis di lapangan sangat krusial untuk memastikan tidak ada warga, termasuk saudara-saudara kita disabilitas, yang terabaikan dari sentuhan kepedulian,” tegas Mujiyono.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi lintas sektoral ini menjadi masukan berharga bagi parlemen dalam memetakan kebutuhan masyarakat Jakarta secara lebih komprehensif.
Kegiatan yang sarat makna ini turut diperkuat oleh kehadiran sejumlah tokoh penting lainnya:
Iin Mutmainah (Walikota Jakarta Barat), yang hadir memberikan dukungan penuh dari sisi pemerintahan wilayah guna memastikan pelayanan masyarakat berjalan maksimal.
Fahry (Ketua Dewan Kota Jakarta Barat), yang bertindak sebagai representasi aspirasi warga lokal dalam pengawasan distribusi bantuan sosial.
Chico Hakim (Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi), yang menggarisbawahi pentingnya narasi kolaboratif antara pemuda dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Para Aktivis Jakarta, yang solid hadir memperkuat barisan solidaritas gerakan sipil di Ibu Kota.
Ketua Umum FPPJ, Endriansah, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di Meruya Selatan adalah upaya untuk menghadirkan kegembiraan Ramadhan langsung ke tengah pemukiman warga. “Dukungan dari Pak Mujiyono dan para tokoh lainnya membuktikan bahwa isu inklusivitas adalah tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan tausiyah dari Ust. Moh Fahri Alwi SIP, dilanjutkan dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada puluhan penerima manfaat. Momen berbuka puasa bersama menjadi penutup yang hangat, mempererat silaturahmi antara pejabat publik, aktivis, dan warga setempat.(Red).






