Lewat Seni Pertunjukan, Seniman ASNI Resmi Laporkan Dugaan Korupsi Tol Cawang–Pluit ke Kejagung

Hukum, Nasional6 Dilihat

MARKABERITA.COM, ​JAKARTA — Pelataran Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI), Jakarta Selatan, mendadak riuh oleh artikulasi seni dan budaya pada Kamis sore (5/11/2026). Aliansi Seniman Ngeyel Indonesia (ASNI) menggelar aksi kebudayaan bertajuk “Lalakon Cerita: Ngadhepi Korupsi ing Gedung Kejagung” sekaligus menyerahkan dokumen Pengaduan Masyarakat (Dumas) resmi terkait dugaan penyimpangan proyek infrastruktur jalan tol.

​Aksi pementasan topeng dan alegori perlawanan ini dipimpin langsung oleh Koordinator ASNI, P. Andrianto. Bagi para pekerja seni, keterlibatan aktif ini merupakan wujud nyata pengawasan publik agar hukum di Indonesia tidak majal ketika berhadapan dengan praktik-praktik rasuah.

​Berdasarkan lembar bukti tanda terima dari Pos Pelayanan Hukum dan Penerimaan Pengaduan Masyarakat (PPH & PPM) Kejagung RI, laporan teregistrasi pada pukul 15.02 WIB. Berkas aduan tersebut membongkar indikasi korupsi pada Proyek Penyelenggaraan Tol Ruas Cawang – Tanjung Priok – Ancol Timur – Jembatan 3 / Pluit, yang diduga kuat sarat akan praktik kongkalikong antara pihak Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan PT CMNP.

Baca Juga  Vibes Pendakian Berubah Tragis, Remaja 17 Tahun Asal Colomadu Pulang Tidak Bernyawa dari Puncak Sejati Sumbing

​Di sela-sela aksi budaya tersebut, Koordinator ASNI, P. Andrianto, menyampaikan pernyataan sikap tegas mendesak korps Adhyaksa untuk tidak tinggal diam atas aduan rakyat.

​“Kami hadir di Kejaksaan Agung bukan sekadar membawa berkas laporan, melainkan membawa suara nurani rakyat dan seniman yang resah. Kami mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas proyek pembangunan jalan tol ruas Cawang – Tanjung Priok – Ancol Timur – Jembatan 3 / Pluit, serta membongkar tuntas dugaan kongkalikong antara BPJT dan PT CMNP yang merugikan keuangan negara,” ujar P. Andrianto di Jakarta Selatan.

​Melalui sinergi aksi kebudayaan dan laporan hukum formal ini, ASNI berharap Kejaksaan Agung RI bergerak cepat, transparan, serta akuntabel dalam menindaklanjuti setiap indikasi persekongkolan yang merugikan keuangan negara demi terciptanya keadilan bagi masyarakat luas.(Red/MB).

Baca Juga  CBA Desak KPK Telusuri Sumber Kekayaan Raffi Ahmad Buntut Materi Komedi Pandji Pragiwaksono