Pelajar MTsN 22 Tewas dengan Luka Bacok di Leher, Polisi Amankan Sejumlah Remaja

MARKABERITA.COM, JAKARTA — Aparat kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas insiden berdarah yang merenggut nyawa seorang pelajar berinisial F (14), siswa kelas VIII MTsN 22 Jakarta. Remaja nahas tersebut ditemukan tewas dengan luka bacok fatal di bagian leher, usai diduga terjebak dalam aksi tawuran antarpelajar di wilayah Jakarta Timur pada Selasa (13/10/2026) malam.

​Kasus ini kini dalam penanganan intensif jajaran Polres Metro Jakarta Timur. Sebagai langkah awal pengusutan, polisi telah mengamankan sejumlah remaja—termasuk rekan yang bersama korban—untuk dimintai keterangan mendalam guna mengungkap titik terang peristiwa tersebut.

​Kronologi Penemuan Korban di Ciracas

​Insiden ini mendadak menggemparkan warga di sekitar Jalan Lapangan Tembak, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, tepatnya di dekat lampu merah Arundina. Korban yang mengenakan jaket oranye dan kaus hitam mendadak terjatuh dari sepeda motor saat dibonceng rekannya dalam kondisi bersimbah darah.

Baca Juga  Prestasi Keamanan Jakarta di Tengah Ujian 'El Clasico': Antara Piagam ASEAN dan Realitas Izin Kepolisian

​menurut saksi mata di lokasi kejadian, menuturkan bahwa dirinya awalnya mengira insiden tersebut adalah kecelakaan lalu lintas tunggal. Namun, ia terkejut mendapati luka menganga yang cukup parah pada bagian leher korban.

​”Saya pikir kecelakaan biasa, tapi pas disamperi ternyata lehernya sudah terluka parah dan mengeluarkan banyak darah,” ujar saksi mata.

​saksi mata juga memastikan bahwa lokasi korban terjatuh bukanlah tempat terjadinya bentrokan. Berdasarkan pengamatannya, korban diduga sudah mengalami luka serius sebelum akhirnya terjatuh dari kendaraan di kawasan Cibubur.

​Penyelidikan Polisi: Jejak Digital hingga Autopsi Jenazah

​Polsek Ciracas bersama Polres Metro Jakarta Timur yang tiba tak lama di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal terhadap telepon seluler milik korban, polisi menemukan sejumlah percakapan (chat) yang mengindikasikan adanya ajakan tawuran.

Baca Juga  Diteken Sekda DKI Uus Kuswanto, Pelantikan Kembali Eks-Pejabat Flexing Dinilai Abaikan Arahan Hidup Sederhana

​Berdasarkan jejak digital tersebut, bentrokan antarkelompok pelajar itu diduga sebelumnya dirancang di kawasan Malaka, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung.

​Sempat dilarikan ke Klinik Setia Rumanda untuk mendapatkan pertolongan darurat, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. Guna kepentingan penyidikan dan proses hukum lebih lanjut, jenazah F langsung dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati untuk menjalani autopsi.

​Pihak kepolisian kini masih memburu pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan brutal tersebut, serta mendalami peran dari para remaja yang telah diamankan.