Fantastis! Juara Piala Dunia 2026 Berpeluang Kantongi Hampir Rp1 Triliun, Setara Anggaran Program MBG Sehari

Ekonomi, Olahraga155 Dilihat

Markaberita.com – Berdasarkan informasi yang dipublikasikan FIFA, total hadiah yang dialokasikan untuk Piala Dunia 2026 mencapai USD 871 juta atau sekitar Rp14,3 triliun. Angka tersebut menjadi yang terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia, sekaligus meningkat signifikan dibandingkan edisi-edisi sebelumnya.

Di sisi lain, Indonesia saat ini tengah menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diproyeksikan membutuhkan anggaran harian sekitar Rp855 miliar hingga Rp917 miliar. Jika dibandingkan secara nominal, total hadiah Piala Dunia 2026 setara dengan sekitar 15 hingga 16 hari pelaksanaan Program MBG.

Perbandingan tersebut menunjukkan skala ekonomi yang sangat besar di balik industri olahraga global. Bahkan, apabila program MBG berjalan selama satu bulan penuh, kebutuhan anggarannya dapat mencapai sekitar Rp27 triliun, hampir dua kali lipat dari total hadiah yang disiapkan FIFA untuk seluruh peserta Piala Dunia 2026.

Baca Juga  RESINERGI, inovator pengelolaan sampah terpadu yang berkelanjutan, berhasil meraih pendanaan dalam tahap early-stage yang didanai oleh Nauli Energi Ventura.

Namun, perbandingan ini bukan dimaksudkan untuk menilai mana yang lebih penting antara olahraga dan program sosial. Keduanya memiliki tujuan yang berbeda dan memberikan manfaat pada bidang masing-masing.

Piala Dunia merupakan ajang yang mendorong pertumbuhan industri olahraga, pariwisata, investasi, serta hiburan yang dinikmati miliaran masyarakat di seluruh dunia. Sementara Program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia melalui pemenuhan kebutuhan gizi generasi muda.

Dari perbandingan tersebut, publik dapat melihat bahwa negara-negara di dunia mampu mengalokasikan dana dalam jumlah besar untuk berbagai kepentingan strategis. Jika olahraga dipandang sebagai investasi bagi prestasi, ekonomi, dan kebanggaan nasional, maka pemenuhan gizi anak-anak merupakan investasi yang menentukan kualitas generasi masa depan.

Baca Juga  Senegal Sudah Melawan Habis-habisan, Tapi Haaland Tetap Tak Terhentikan

Pada akhirnya, nilai sebuah anggaran tidak hanya diukur dari besarnya nominal yang dikeluarkan, tetapi juga dari dampak yang dihasilkan bagi masyarakat. Trofi juara dunia mungkin dikenang selama bertahun-tahun, namun generasi yang tumbuh sehat, cerdas, dan produktif akan menjadi warisan yang manfaatnya dapat dirasakan hingga puluhan tahun mendatang.

RED