KATA Konsumen Merah Putih Puji Inovasi ‘Quick Wins’ BPJS Kesehatan, Layanan JKN Kini Lebih Manusiawi

Kesehatan, Nasional142 Dilihat

​JAKARTA, Markaberita.com — Organisasi kemasyarakatan KATA Konsumen Merah Putih memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan delapan Program Quick Wins yang diluncurkan oleh jajaran Direksi baru BPJS Kesehatan. Program ini dinilai sebagai langkah revolusioner untuk memperkuat layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang lebih cepat, mudah, dan responsif.

​Ketua KATA Konsumen Merah Putih, Oktoryandi, mengungkapkan bahwa langkah yang diambil Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, beserta jajarannya merupakan jawaban nyata atas aspirasi masyarakat yang menginginkan birokrasi kesehatan yang tidak berbelit.

​“Quick Wins ini menunjukkan bahwa BPJS Kesehatan bergerak ke arah pelayanan publik yang solutif. Sebagai organisasi konsumen, kami melihat ini sebagai komitmen nyata untuk menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dan menyentuh kebutuhan dasar peserta JKN,” ujar Oktoryandi dalam rilis resminya, Kamis (14/5/2024).

Baca Juga  CBA Desak KPK Selidiki Dugaan Mark-Up Proyek Komputer Rp84,9 Miliar di Kemensos

​Salah satu poin krusial yang disoroti adalah penguatan layanan digital, khususnya Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) 24 jam. Oktoryandi menilai, inovasi ini adalah solusi konkret untuk memangkas antrean fisik dan kerumitan birokrasi.

​“PANDAWA 24 jam adalah contoh transformasi yang sangat dibutuhkan. Digitalisasi harus membuat layanan lebih manusiawi. Jika peserta bisa mengurus administrasi tanpa harus datang ke kantor cabang, ini adalah kemajuan besar bagi pelayanan publik di Indonesia,” tambahnya.

​Oktoryandi menjelaskan, pendekatan customer centric (berpusat pada pelanggan) dan kolaborasi lintas sektor yang diusung dalam program 100 hari kerja ini adalah strategi yang tepat. Menurutnya, peserta JKN tidak boleh lagi merasa bingung atau terhambat saat menghadapi persoalan aktivasi data maupun akses layanan di fasilitas kesehatan.

Baca Juga  Polri Minta Tambahan Dana Rp66,1 Triliun, Kebutuhan Anggaran 2027 Tembus Rp184 Triliun

​Ia berharap program ini tidak hanya menjadi seremoni 100 hari kerja, melainkan menjadi fondasi budaya kerja permanen di BPJS Kesehatan.

​“Kami berharap ini menjadi budaya kerja baru yang proaktif dalam mendengar suara peserta dan cepat merespons keluhan. BPJS Kesehatan mengelola hajat hidup orang banyak, maka transparansi dan keberpihakan pada peserta adalah harga mati,” tegas Oktoryandi.

​Sebagai organisasi yang berfokus pada perlindungan konsumen dan advokasi layanan publik, KATA Konsumen Merah Putih menyatakan siap menjadi mitra strategis sekaligus pengawas bagi instansi publik seperti BPJS Kesehatan.

​Menariknya, organisasi ini dijadwalkan akan melaksanakan peluncuran resmi (launching) pada 20 Mei 2026 mendatang, bertepatan dengan momentum semangat kebangkitan nasional.

Baca Juga  Koramil 05 Balaraja Kodim 0510 Tigaraksa Bersama ibu Persit Berbagi Takjil di Bulan Suci

​“Kami akan terus membuka ruang dialog agar inovasi layanan JKN benar-benar sesuai dengan kebutuhan peserta di seluruh daerah. Kami percaya BPJS Kesehatan bisa menjadi penyelenggara jaminan kesehatan yang adil, inklusif, dan dipercaya,” pungkasnya.(Red).