Tragedi Beruntun di Bekasi: Taksi Online Ringsek Ditabrak KRL, Disusul Tabrakan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

Megapolitan511 Dilihat

​MARKABERITA.ID, BEKASI – Kecelakaan beruntun yang melibatkan taksi online, KRL Commuter Line, dan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek mengakibatkan jalur kereta api Jakarta-Cikarang lumpuh total pada Senin (27/4/2026) malam. Insiden berantai ini bermula dari mogoknya sebuah kendaraan di perlintasan Bulak Kapal yang memicu tabrakan susulan fatal di Stasiun Bekasi Timur.

​Rangkaian peristiwa mencekam ini diawali ketika satu unit taksi online mengalami mati mesin tepat di tengah perlintasan sebidang Bulak Kapal. Di saat bersamaan, KRL Commuter Line arah Cikarang yang tengah melaju tidak mampu melakukan pengereman mendadak hingga menghantam kendaraan tersebut. Akibat benturan itu, rangkaian KRL mengalami gangguan dan terpaksa berhenti darurat di Stasiun Bekasi Timur untuk pemeriksaan teknis.

Baca Juga  Anggaran Pemeliharaan Rumah Dinas Ketua DPRD DKI Melonjak ke Rp722 Juta, CBA Desak Kejagung Turun Tangan

​Namun, situasi berubah menjadi bencana saat KRL yang tengah tertahan di peron Stasiun Bekasi Timur tersebut tiba-tiba dihantam dengan keras dari arah belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek 4 relasi Gambir-Surabaya Pasarturi. Suasana stasiun seketika pecah oleh jeritan histeris penumpang yang panik menyelamatkan diri. Foto dan video yang beredar di media sosial menunjukkan kerusakan parah pada bagian belakang KRL serta lokomotif KA Argo Bromo yang ringsek akibat hantaman tersebut.

​Dampak dari kecelakaan ganda ini, seluruh layanan kereta api baik Commuter Line maupun KA Jarak Jauh dari arah Jakarta menuju Bekasi/Cikarang dan sebaliknya terhenti total. Petugas keamanan, tim medis, dan teknisi PT KAI telah dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi penumpang dan mensterilkan jalur dari puing-puing kendaraan serta rangkaian kereta.

Baca Juga  Pekerja Nyaris Tewas, Gubernur DKI Masih Silent Mode? Kasus PAM Jaya Belum Kelar, Bina Marga Nyusul!

​Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan investigasi mendalam terkait koordinasi persinyalan yang menyebabkan KA Argo Bromo bisa memasuki jalur yang sama di saat KRL masih tertahan di stasiun. Belum ada pernyataan resmi mengenai jumlah total korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden berdarah di Senin malam ini.(Red).