Tragedi di Bekasi Timur: 5 Penumpang Tewas, Tim Gabungan Berpacu Evakuasi Korban Terjepit

Nasional120 Dilihat

MARKABERITA.COM, ​BEKASI – Suasana duka menyelimuti RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi seiring teridentifikasinya puluhan korban insiden tabrakan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026). Hingga pagi ini, tercatat total korban jiwa telah bertambah menjadi lima orang, sementara upaya penyelamatan masih dilakukan terhadap penumpang yang terperangkap di reruntuhan gerbong.

​Identitas Korban Meninggal Dunia

​Berdasarkan data resmi pihak rumah sakit hingga pukul 05:23 WIB, tiga jenazah wanita telah berhasil diidentifikasi di RSUD Kota Bekasi, yakni:

  • ​Nuryati (62 tahun)
  • ​Enggar Retno K. (35 tahun)
  • ​Nurlaela (30 tahun)

​Namun, Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, mengonfirmasi bahwa total korban tewas secara keseluruhan kini mencapai 5 orang, dengan 3 orang lainnya masih dalam proses evakuasi karena terjepit di antara material kereta yang ringsek.

Baca Juga  BN Holik Qodratullah Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Terima Penghargaan Nirwasita Tantra Green Leadership Tahun 2022 dari KLHK RI

​Selain korban jiwa, tercatat 79 penumpang mengalami luka-luka dan tersebar di sembilan rumah sakit di wilayah Bekasi. Di RSUD Kota Bekasi sendiri, terdapat 50 korban luka yang tengah ditangani.

​Beberapa korban dengan luka berat harus dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih spesifik, di antaranya Vira Oktaviani Putri (27) yang dilarikan ke RS Mitra Plumbon dan Yuliana Nur Pratama (24) yang dirujuk ke RS Siloam. Sebaliknya, dua korban yakni Andi Saputra (30) dan Rista Triana (35) dilaporkan telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan medis ringan.

​Adapun deretan korban luka lainnya yang saat ini masih dalam masa observasi medis meliputi Desvita (56), Ahmad Nur Syahril (28), Subur Sagita (51), Shovy Salsabila (24), Siti Maryam (37), Rivan Mandara (32), Anggita R. Utami (36), Hari Septiansah (27), Dwi Apriliana (30), dan Ratri Intan A (26).

Baca Juga  CBA Desak Kejati DKI Bongkar Dugaan Korupsi Rp219 Miliar di Tengah Lonjakan Utang PLN Rp740 Triliun

​Nama-nama lain seperti Sansan Sarifah, Dinasti Kusuma W, Yuliana, Ira Indira Putri, R. Rustiati, Amalia Hasanah Ulfa, Nuriah Indah Rahmati, hingga Pamilang Rani Situmorang juga masuk dalam daftar perawatan intensif pihak RSUD.

​Pihak Basarnas mengakui adanya kendala teknis dalam mengeluarkan korban yang masih terjebak. Struktur gerbong KRL yang hancur setelah dihantam KA Argo Bromo memerlukan peralatan pemotong besi berat dan ketelitian tinggi agar tidak membahayakan korban yang masih selamat di dalamnya.

​Satu orang penumpang wanita yang sebelumnya terjepit berhasil dievakuasi dalam kondisi kritis dan langsung dilarikan ke ambulans dengan bantuan oksigen. Saat ini, fokus petugas adalah menyelamatkan tiga nyawa yang masih terperangkap di titik pusat benturan.

Baca Juga  REKOR BARU DALAM SATU TAHUN: Ketum PIN Sebut Pemerintahan Prabowo-Gibran Tembus Angka Sejarah dan Penuhi Kepuasan Rakyat

Bagi keluarga yang merasa kehilangan anggota kerabatnya, diharapkan segera mendatangi posko informasi di Stasiun Bekasi Timur atau pusat krisis di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid untuk proses pencocokan data.(Red).