Kabupaten Bekasi | Markaberita.id – Curah hujan yang tinggi menyebabkan dua sekolah dasar di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, terendam banjir. Kedua sekolah tersebut adalah SDN Jayalaksana 01 dan SDN Jayalaksana 02. Kondisi ini memerlukan perhatian serius dari dinas terkait. Selasa (13/1/2026).
Sementara itu, Kepala SDN Jayalaksana 01, Wuwun Rustandi, mengatakan bahwa ketinggian air mencapai lutut orang dewasa, bahkan sempat masuk ke ruang kelas.
“Kalau kita ke sana, kedalaman air sampai lutut, bahkan sempat masuk ke kelas. Jadi kami terpaksa menyuruh siswa belajar di rumah secara daring karena membahayakan, terutama untuk anak kelas satu yang masih kecil dan takut tenggelam. Baru tahun ini banjir terbesar selama sepuluh tahun di sini,” ungkapnya kepada wartawan.
Ia menambahkan, seluruh siswa terpaksa diliburkan sementara dan menjalani pembelajaran daring karena ruang kelas terendam banjir.

“Ruang kelas terendam, jadi anak-anak diliburkan sementara dan belajar daring,” ujar Wuwun Rustandi, S.Pd, selaku Kepala SDN Jayalaksana 01.
Kedalaman air diperkirakan mencapai hingga 50 sentimeter, sehingga dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan siswa. Oleh karena itu, pihak sekolah memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar tatap muka.
Wuwun berharap adanya solusi konkret dari pihak terkait.
“Selama saya sepuluh tahun di sini, baru kali ini banjir sebesar ini. Kami mohon perhatian dari pihak terkait untuk memberikan solusi. Sekolah ini berbatasan langsung dengan kali mati dan tidak ada tanggul pemisah, sehingga imbasnya langsung ke sekolah dan mengganggu proses belajar mengajar,” terangnya.

Ia menjelaskan bahwa banjir terjadi karena air hujan mengalir ke area sekolah yang merupakan daerah terendah.
“Air hujan mengalir ke sini karena ini daerah rendah. Biasanya tidak sampai masuk ke ruang kelas,” pungkasnya.
(Carim).





