Markaberita.id | Jakarta, 7 Agustus 2025 – Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk memastikan proses rekrutmen Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) berjalan secara objektif dan bebas dari kepentingan politik. Hal ini disampaikan langsung oleh Bapak Sofiudin, Kasubid Kewaspadaan sekaligus penanggung jawab teknis seleksi, dalam pernyataan resminya.
Sofiudin menjelaskan bahwa FKDM memiliki peran krusial sebagai “mata dan telinga Pemprov DKI Jakarta” yang bertugas memetakan potensi Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG) di masyarakat. Informasi dari FKDM sangat berharga sebagai pertimbangan bagi pimpinan dalam mengambil kebijakan demi keamanan ibu kota.
Proses pembentukan FKDM ini didasarkan pada landasan hukum yang kuat, termasuk Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2018 dan Nomor 46 Tahun 2019 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah. Di tingkat provinsi, pembentukannya diatur dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 138 Tahun 2019, yang kemudian diubah dengan Peraturan Gubernur Nomor 13 Tahun 2022. Untuk level provinsi dan kabupaten/kota, pembentukan FKDM ditetapkan melalui Keputusan Gubernur, sedangkan untuk tingkat kecamatan dan kelurahan melalui Keputusan Walikota/Bupati.
Proses seleksi dilakukan secara daring, yang terbukti menarik antusiasme tinggi dengan lebih dari 947 pendaftar. Langkah ini diambil untuk menjamin transparansi dan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat. Sofiudin juga secara tegas membantah isu politisasi, memastikan bahwa seluruh proses bebas dari intervensi partai politik.
Untuk menjaga integritas, calon anggota diwajibkan membuat surat pernyataan tidak berafiliasi dengan partai politik. Panitia Seleksi (Pansel) pun terdiri dari tokoh-tokoh masyarakat kredibel yang ditunjuk secara personal, bukan atas nama institusi partai. Ini adalah bukti nyata komitmen Kesbangpol DKI Jakarta dalam menjaga netralitas FKDM.
“Mari kita bersama-sama, bergandengan tangan, untuk menjadikan Jakarta kota global yang aman, damai, dan semakin maju,” pungkas Sofiudin, mengajak para pendaftar untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi tahapan seleksi berikutnya.(Red)



