Pembangunan Tanggul Permanen Sungai Citarum Hilir di Kabupaten Bekasi Hampir Rampung

Daerah88 Dilihat

Kabupaten Bekasi ll Markaberita.com– Pembangunan tanggul permanen di Sungai Citarum Hilir, tepatnya di Kampung Tapak Serang, Desa Lenggahjaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, kini hampir rampung. Proyek tersebut diharapkan dapat meningkatkan perlindungan masyarakat dari ancaman banjir akibat luapan air sungai.

‎Sabtu (31/10/2026), progres pembangunan tanggul tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Salah satunya disampaikan Dani, warga Kampung Tapak Serang, yang mengaku bersyukur atas pembangunan infrastruktur pengendalian banjir tersebut.

‎Menurut Dani, keberadaan tanggul permanen ini menjadi langkah penting dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya warga yang selama ini tinggal di sekitar aliran Sungai Citarum Hilir.

‎”Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi, dan  BBWS Citarum, serta pihak kontraktor PT. Tirta Indo Karya yang telah melaksanakan pekerjaan pembangunan tanggul ini dengan baik,” ujar Dani.

‎Ia menuturkan, sebelum adanya pembangunan tanggul permanen, masyarakat kerap merasa khawatir ketika debit air Sungai Citarum meningkat. Kekhawatiran tersebut terutama berkaitan dengan potensi tanggul jebol yang dapat mengakibatkan banjir dan mengancam permukiman warga.

Baca Juga  Sudah Lapor KPK , Aktivis Pegiat Anti Korupsi Jabar Tuding Adanya Praktek Dugaan KKN di Proyek Pembangunan Masjid Al-Jabbar ?

‎”Alhamdulillah, dengan di bangunnya tanggul permanen ini, masyarakat merasa sangat terbantu. Dulu, setiap kali air Sungai Citarum naik, kami selalu khawatir tanggul jebol. Namun, sekarang kami berharap kekhawatiran tersebut tidak lagi menghantui warga,” ungkapnya.

‎Pembangunan tanggul permanen ini diharapkan menjadi salah satu upaya strategis dalam memperkuat infrastruktur pengendalian banjir di wilayah Kabupaten Bekasi, khususnya Kecamatan Cabangbungin yang berada di kawasan hilir Sungai Citarum.

‎Masyarakat pun berharap pembangunan dapat diselesaikan sesuai dengan standar teknis dan kualitas konstruksi yang telah ditetapkan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

‎Penulis: Carim.

‎