OJK Kena Sentil! CBA Spill Kinerja yang Dinilai Lamban Tangani Kasus Nasabah & Sengketa BCA

Hukum, Nasional111 Dilihat

JAKARTA, Markaberita.com – ​Lagi-lagi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) jadi sorotan publik. Kali ini, Center for Budget Analysis (CBA) nge-call out langsung kinerja OJK yang dianggap kurang greget dan to slow dalam nanganin sengketa perbankan serta perlindungan konsumen.

​Direktur Eksekutif CBA, Uchok Sky Khadafi, nge-highlight dua masalah utama yang melibatkan PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Mulai dari sengketa hukum PT Paramitra Alfa Sekuritas (PAS) vs BCA, sampai kasus viral nasabah di Tasikmalaya yang kehilangan saldo Rp160 juta di m-banking padahal nggak pernah ngerasa transaksi.

Seharusnya Regulator turun tangan langsung menyelesaikan masalah hukum, bukan malah bikin pihak sekuritas yang harus capek-capek menggugat ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Baca Juga  DPR Desak OJK Evaluasi Aturan Internal Maybank Terkait Polemik Skema PIP dan Isu PHK Sepihak

CBA mendesak OJK lebih peka sama sistem keamanan mobile banking biar kasus saldo raib misterius nggak terus-terusan kejadian dan bikin parno pengguna.
Manajemen puncak BCA, termasuk Presdir Hendra Lembong dan Wapresdir John Kosasih, diminta nggak tinggal diam dan wajib spill solusi nyata buat nasabah yang dirugikan.

CBA juga nge-highlight prioritas anggaran internal OJK, termasuk dana kegiatan golf Dewan Komisioner yang tembus Rp15,8 miliar (2023) dan Rp12 miliar (2024)—yang dinilai kontras sama banyaknya aduan masyarakat yang belum clear.

​”Jangan sampai nasabah yang kehilangan uang justru merasa berjuang sendirian. OJK harus hadir dan memastikan hak-hak konsumen perbankan terlindungi,” tegas Uchok. Senin (24/08/26).

Baca Juga  'Bukan Kawat Duri yang Menyakiti, Tapi Kebijakan Tak Adil', Rakyat Kaltim Protes Anggaran Mewah di Tengah Jalan Rusak

​Intinya, publik dan para watchdog berharap OJK bisa lebih gercep (gerak cepat) dan bener-bener fokus ke-vibe perlindungan konsumen, bukan malah sibuk sama urusan internal yang nggak sejalan sama keresahan rakyat.

​Menurut kamu, seberapa aman sih sistem digital banking kita sekarang dari ancaman bobol rekening misterius?(red).