Sumpah Parah! 1.900 Pegawai Kemensos Kepergok Main Judol, Transaksi Tembus Rp8,6 Miliar!

Nasional170 Dilihat

JAKARTA, Markaberita.com – ​Dunia kerja lagi-lagi dihebohkan sama kabar yang bikin elus dada. Bukan rahasia umum lagi kalau judi online (judol) emang udah meresahkan, tapi kali ini kasusnya nyangkut di instansi pelat merah. Nggak tanggung-tanggung, Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul blak-blakan bongkar kalau ada 1.900 pegawai di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos) yang diduga kuat ikutan nyemplung ke pusaran judol!.

​Kabar mengejutkan ini diungkap langsung sama Gus Ipul waktu konferensi pers di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Selasa (11/8).

​“Masih ada karyawan yang tidak disiplin, bahkan sebagian di antaranya terlibat judi online. Data yang kami terima dari PPATK, ada 1.900 pegawai Kementerian Sosial yang terindikasi bermain judi online,” beber Gus Ipul.

​Berdasarkan data valid dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), oknum-oknum yang terciduk ini berasal dari berbagai status kepegawaian, yang terdiri dari 1.800 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), 42 PNS/ASN, serta selebihnya PPPK paruh waktu. Angkanya bikin geleng-geleng kepala karena PPATK mencatat ada 68.096 transaksi dengan total nilai perputaran uang mencapai Rp8,6 miliar!.

Baca Juga  Editorial: Audit Total atau Hancur, Menagih Nyali Prabowo dalam Membersihkan Lembaga Negara

​Menanggapi skandal internal ini, Gus Ipul nggak bakal tinggal diam. Beliau dengan tegas bakal kasih sanksi ke semua pegawai yang terbukti terlibat, sesuai sama aturan hukum yang berlaku. Bentuk sanksinya pun nggak main-main, mulai dari surat peringatan (SP) sampai ancaman pemberhentian alias pemecatan. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Kemensos buat bersih-bersih dari hal-hal negatif yang ngerusak integritas instansi.

​Yha, makanya <i>guys</i>, alih-alih buang duit dan masa depan buat hal-hal instan kayak gini, mending fokus kerja bener atau investasi yang jelas-jelas aja, ya kan?(red).