Geger Video Mie Gacoan Matraman Diserang, Begini Fakta Aslinya Kata Polisi!

Kriminal, Megapolitan163 Dilihat

​Jakarta, Markaberita.com  — Lagi scroll Threads atau TikTok terus nemu video pengunjung Mie Gacoan Matraman, Jakarta Pusat, lari kocar-kacir sambil teriak histeris pada Senin dini hari (27/7/2026)? Wajar banget kalau bikin kamu ikutan parno. Pasalnya, video itu sempat viral dengan narasi yang bikin merinding: Mie Gacoan disebut-sebut diserang sama gerombolan orang bawa parang!

​Tapi, hold on dulu, guys. Jangan langsung nelah mentah-mentah info yang sliweran di medsos, ya. Pihak kepolisian gercep turun tangan buat meluruskan cerita sebenarnya supaya nggak makin bikin resah.

​Bukan Diserang, tapi Dateng Buat “Numpang Ngadem”

​Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold EP Hutagalung, langsung nge-debunk rumor seram itu. Menurut beliau, narasi soal Mie Gacoan diserang itu nggak bener alias hoaks.

Baca Juga  Anggaran Kain Batik Setda DKI Capai Rp2,9 Juta Per Lembar, CBA: Apakah Dicampur Emas?

​Faktanya, sekelompok orang yang dateng ke Gacoan itu tujuannya cuma buat duduk-duduk alias mencari perlindungan. Mereka, to be exact, abis mencelat dari lahan kosong tempat biasa mereka nongkrong yang mendadak diserang warga.

​”Yang di Gacoan itu bukan diserang. Tapi diduduki mereka,” tegas Kombes Reynold.

​Usut punya usut, kericuhan ini ternyata efek domino dari bentrokan pecah yang asalnya dari Jalan Tambak. Parahnya lagi, akar masalahnya sepele banget: cuma gara-gara cekcok sepele ulah pengendara motor yang hobi ngebeber (geber-geber) knalpot! Duh, ada-ada aja.

​Korban Jiwa dan Imbas ke Warga Sekitar

​Bukan cuma bikin heboh dunia maya, bentrokan di Jalan Tambak ini beneran ninggalin dampak nyata yang ngeri. Polisi nyatet ada korban jiwa dan kerugian yang dialami warga sekitar:

Baca Juga  Tokcer! KH. Ma'mun Al Ayyubi Terpilih Lagi Jadi Ketua DMI DKI Jakarta 2025-2030

​Korban Jiwa & Luka: Satu orang dikabarkan tewas di tempat, dan satu korban lainnya lagi berjuang di kondisi kritis akibat bentrokan fisik.

​Imbas ke Pedagang Kecil: Nggak cuma anak nongkrong, pedagang sekitar juga kena getahnya. Seorang tukang burger jadi korban pemukulan, dan gerobak milik penjual nasi uduk juga ikut dirusak massa.

​Biar situasi nggak makin chaos dan merembet ke mana-mana, aparat gabungan langsung dikerahkan ke TKP. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, ngasih info kalau pihaknya langsung nurunin 200 personel gabungan dari unsur TNI, Polda Metro Jaya, Polres Jakpus, sampai Polsek Menteng.

​Pasukan gabungan ini siaga penuh buat patroli dan ngejaga kawasan sekitar Menteng sampai Jalan Matraman Raya biar tetap kondusif. Jadi, buat kamu yang mau lewat atau aktivitas di sekitar sana, situasinya udah dalam pengawasan ketat aparat, ya!.(red).

Baca Juga  Trio Begal Modus Kencan Sesama Jenis Diciduk Polisi, Korban Dirampok hingga Dilakban di Makam