Paripurna Hari Jadi Ke-195: DPRD Purwakarta Komit, Ajeg Budaya, Wujudkan Purwakarta Istimewa

News83 Dilihat

Paripurna Hari Jadi Ke-195: DPRD Purwakarta Komit “Ajeg Budaya” Wujudkan Purwakarta Istimewa

 

*PURWAKARTA, Markaberita.com* – Gedung Dewan Ciganea tampak penuh dan berlangsung khidmat pada `Senin, 20 Juli 2026`. `DPRD Kabupaten Purwakarta` secara resmi menyelenggarakan `Sidang Paripurna` dalam rangka memperingati `Hari Jadi Purwakarta ke-195` sekaligus `Hari Jadi Kabupaten Purwakarta ke-58`.

 

Kegiatan bersejarah ini dihadiri beragam elemen. Mulai dari `Forkopimda`, `Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi`, `Bupati H. Saepul Bahri – OM Zen`, `Wakil Bupati H. Jo Hapidin – Bang Jo`, para mantan Bupati, mantan Wakil Bupati, mantan Sekda, Anggota `DPR RI`, Anggota `DPRD Provinsi Jabar`, tokoh agama, tokoh masyarakat, LSM, Ormas, OKP, awak media, hingga para pejabat daerah.

Baca Juga  Pertandingan seru di final Domba cup purwamandiri Kel Purwamekar RW 03 A Raih Gelar Juara.

 

Sidang dipimpin langsung oleh `Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Sri Puji Utami`. Dalam pidatonya beliau menegaskan peringatan hari jadi ini bukan sekadar seremonial.

 

“Tema `Ajeg Budaya Purwakarta Istimewa` bukan sekadar slogan. Ini ajakan nyata bagi seluruh elemen masyarakat untuk melestarikan seni, bahasa, adat istiadat, serta kearifan lokal yang menjadi jati diri daerah ini,” ujar `Sri Puji Utami`.

 

Lebih lanjut, Ketua DPRD menyampaikan kemajuan pembangunan harus berjalan beriringan dengan pelestarian warisan budaya. Nilai-nilai luhur budaya menjadi pilar pembentukan karakter dan benteng identitas di tengah arus globalisasi.

 

Beliau juga mengapresiasi komitmen `Pemkab Purwakarta` dalam menjaga kebudayaan melalui pembangunan `ruang kreatif` dan kegiatan yang mendorong potensi masyarakat.

Baca Juga  Ketua Setwil FPII NTB : "Berita Dugaan Kasus TPPU Proyek Penimbunan Dermaga Pelindo Lombok Terkesan Pesanan

 

Usai sidang, acara dilanjutkan dengan penampilan seni. `Budayawan dan penyanyi Charly Van Houten` hadir menghibur tamu undangan, disusul `tarian khas` oleh `Ni Hyang Sukma Ayu`.

 

Seluruh rangkaian kegiatan dikemas dengan nuansa khas `Sunda`. Para pimpinan dan anggota dewan mengenakan `busana adat` dan menggunakan `bahasa daerah` dalam penyelenggaraan sidang sebagai wujud nyata menjaga marwah lokal.

 

Paripurna ini juga menegaskan penyelarasan visi `legislatif dan eksekutif` untuk mengoptimalkan pelayanan publik, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

 

Diharapkan semangat `Ajeg Budaya` dapat memperkokoh persatuan, gotong royong, dan solidaritas. Sehingga Purwakarta dapat menjadi daerah yang maju, berdaya saing, dan sejahtera tanpa meninggalkan jati dirinya.

Baca Juga  Warga Dan Simpatisan Antusias Kawal Pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa Samudra Jaya, Ihan Zacky Khotibul Umam

_Reporter: Saepul Bahri_