Paripurna Hari Jadi Ke-195: DPRD Purwakarta Komit, Ajeg Budaya, Wujudkan Purwakarta Istimewa

News84 Dilihat

Paripurna Hari Jadi Ke-195: DPRD Purwakarta Komit “Ajeg Budaya” Wujudkan Purwakarta Istimewa

 

*PURWAKARTA, Markaberita.com* – Gedung Dewan Ciganea tampak penuh dan berlangsung khidmat pada `Senin, 20 Juli 2026`. `DPRD Kabupaten Purwakarta` secara resmi menyelenggarakan `Sidang Paripurna` dalam rangka memperingati `Hari Jadi Purwakarta ke-195` sekaligus `Hari Jadi Kabupaten Purwakarta ke-58`.

 

Kegiatan bersejarah ini dihadiri beragam elemen. Mulai dari `Forkopimda`, `Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi`, `Bupati H. Saepul Bahri – OM Zen`, `Wakil Bupati H. Jo Hapidin – Bang Jo`, para mantan Bupati, mantan Wakil Bupati, mantan Sekda, Anggota `DPR RI`, Anggota `DPRD Provinsi Jabar`, tokoh agama, tokoh masyarakat, LSM, Ormas, OKP, awak media, hingga para pejabat daerah.

Baca Juga  Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H, Persatuan Pemuda Kebalen (PPK) Santuni Ratusan Yatim Dan Duhafa

 

Sidang dipimpin langsung oleh `Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Sri Puji Utami`. Dalam pidatonya beliau menegaskan peringatan hari jadi ini bukan sekadar seremonial.

 

“Tema `Ajeg Budaya Purwakarta Istimewa` bukan sekadar slogan. Ini ajakan nyata bagi seluruh elemen masyarakat untuk melestarikan seni, bahasa, adat istiadat, serta kearifan lokal yang menjadi jati diri daerah ini,” ujar `Sri Puji Utami`.

 

Lebih lanjut, Ketua DPRD menyampaikan kemajuan pembangunan harus berjalan beriringan dengan pelestarian warisan budaya. Nilai-nilai luhur budaya menjadi pilar pembentukan karakter dan benteng identitas di tengah arus globalisasi.

 

Beliau juga mengapresiasi komitmen `Pemkab Purwakarta` dalam menjaga kebudayaan melalui pembangunan `ruang kreatif` dan kegiatan yang mendorong potensi masyarakat.

Baca Juga  PPK Sukawangi Gelar Kirab Pilkada Tahun 2024, Targetkan 100 %

 

Usai sidang, acara dilanjutkan dengan penampilan seni. `Budayawan dan penyanyi Charly Van Houten` hadir menghibur tamu undangan, disusul `tarian khas` oleh `Ni Hyang Sukma Ayu`.

 

Seluruh rangkaian kegiatan dikemas dengan nuansa khas `Sunda`. Para pimpinan dan anggota dewan mengenakan `busana adat` dan menggunakan `bahasa daerah` dalam penyelenggaraan sidang sebagai wujud nyata menjaga marwah lokal.

 

Paripurna ini juga menegaskan penyelarasan visi `legislatif dan eksekutif` untuk mengoptimalkan pelayanan publik, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

 

Diharapkan semangat `Ajeg Budaya` dapat memperkokoh persatuan, gotong royong, dan solidaritas. Sehingga Purwakarta dapat menjadi daerah yang maju, berdaya saing, dan sejahtera tanpa meninggalkan jati dirinya.

Baca Juga  Jelang Pemanggilan Perdana Pahlawan Kesehatan Dr. Maxi ke Polres Subang, Ribuan Massa Siap Kawal “Jalan Kaki”

_Reporter: Saepul Bahri_