JAKARTA, markaberita.com — Rangkaian Musyawarah Besar (Mubes) The Jakmania 2026 kini memasuki tahap krusial. Hingga Selasa (23/6/2026), proses konsolidasi organisasi pendukung setia Persija Jakarta tersebut telah mencapai 80 persen.
Ketua Steering Committee (SC) Mubes The Jakmania, M. Larico Ranggamone, mengungkapkan bahwa dari total 105 wilayah yang tersebar di DKI Jakarta, Jabodetabek, hingga mancanegara seperti Jepang dan Taiwan, sebanyak 87 wilayah telah merampungkan Musyawarah Wilayah (Muswil).
”Saat ini sudah 87 wilayah yang selesai. Sisanya tinggal beberapa lagi dan kami targetkan tuntas seluruhnya dalam bulan ini,” ujar sosok yang akrab disapa Ayah Rico saat berbincang dengan redaksi markaberita.com.
Larico menjelaskan, Muswil difungsikan sebagai wadah evaluasi kinerja koordinator wilayah (korwil) selama tiga tahun terakhir. Proses ini mencakup laporan pertanggungjawaban hingga efektivitas program kerja di tingkat akar rumput, yang menjadi dasar keberlanjutan kepemimpinan di masing-masing wilayah.
Terkait suksesi ketua umum, panitia saat ini masih berada pada tahap verifikasi administratif. Larico menegaskan bahwa mekanisme pencalonan nantinya sangat ketat; setiap bakal calon wajib mengantongi dukungan minimal dari lima wilayah. Setelah memenuhi syarat, para kandidat akan melalui tahap fit and proper test untuk menguji kapasitas dan integritas mereka.
”Sosialisasi bakal calon di tingkat akar rumput diperbolehkan selama tetap menjaga etika organisasi. Kami ingin proses ini murni lahir dari kaderisasi internal Jakmania yang independen dan transparan,” tegasnya.
Mubes yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta Barat pada awal Juli 2026 ini diproyeksikan sebagai momentum penguatan struktur organisasi serta penentuan arah kepemimpinan Jakmania ke depan.
Larico memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan murni atas aspirasi anggota tanpa intervensi pihak luar. Ia menegaskan, komunikasi dengan pemerintah daerah yang selama ini terjalin hanya bersifat koordinasi administratif untuk kelancaran acara.
”Ini adalah rumah bagi keluarga besar Persija. Siapa pun yang terlibat, mereka adalah bagian dari Jakmania. Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai konstitusi organisasi agar hasilnya mencerminkan aspirasi anggota,” tutup Larico. (Red).






