Akses Sempit Hambat Pemadaman Kebakaran di Kawasan Padat Cipayung

Daerah, Megapolitan145 Dilihat

JAKARTA, Markaberita.com– Sebanyak 10 unit armada Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah yang melalap kawasan padat di Jalan Raya Setu, Gang Tugu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, pada Kamis (14/5/2026) siang pukul 13:35 wib. Meskipun belasan personel telah diterjunkan ke lokasi, upaya pemadaman menghadapi tantangan berat akibat akses jalan yang sangat sempit. Kendala geografis ini memaksa petugas bekerja ekstra keras karena truk pemadam sulit menjangkau titik api secara maksimal.

​Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, kobaran api diduga kuat berasal dari area usaha pengolahan kusen kayu dan lapak jual beli barang rongsokan. Banyaknya material yang mudah terbakar di titik awal tersebut membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya, termasuk sebuah bengkel mobil yang berada di area yang sama. Warga setempat melaporkan bahwa kecepatan angin dan kepadatan bangunan menjadi faktor utama api merembet dalam waktu singkat.

Baca Juga  Satlantas Polres PALI Sosialisasi Larangan Penggunaan Knalpot Motor Yang Tidak Sesuai Standar

​Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam kebakaran masih terus berjibaku di lokasi guna melokalisir api agar tidak merambat lebih luas ke pemukiman warga yang padat di sekitar Gang Tugu. Personel kepolisian setempat juga telah disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas di Jalan Raya Setu demi memastikan mobilitas armada pemadam yang keluar-masuk area tidak terhambat oleh kerumunan warga maupun kendaraan lain.

​Terkait dampak dari musibah ini, otoritas terkait belum mengeluarkan laporan resmi mengenai adanya korban jiwa maupun luka-luka. Estimasi kerugian materiil pun belum dapat ditaksir secara pasti karena fokus utama petugas saat ini adalah menuntaskan proses pemadaman hingga tahap pendinginan. Pihak berwenang mengimbau warga untuk tetap menjauh dari titik api guna menghindari risiko keamanan dan mempermudah kerja petugas di lapangan.(MB).

Baca Juga  Desa Pantai Bahagia Raih Piagam Penghargaan Bupati Bekasi di HUT ke-81 RI