Markaberita.id | Jakarta, 13 Januari 2026 – Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI), AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, bergerak cepat mengawali tahun 2026 dengan memperkuat sinergi bersama pemerintah. Dalam pertemuan resmi di kantor Kemenpora, Senin (12/1) sore, LaNyalla melaporkan rangkaian program strategis yang dirancang untuk mendongkrak prestasi Muaythai nasional di kancah internasional.
Didampingi Ketua Harian PBMI RM. Evi Siliadi dan Sekjen PBMI Azwan Karim, rombongan diterima langsung oleh Menpora RI Erick Thohir, yang didampingi Sesmenpora Gunawan Suswantoro serta Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Surono.
LaNyalla menegaskan bahwa agenda kerja PBMI tahun ini merupakan bagian integral dari persiapan jangka panjang menuju SEA Games Malaysia 2027. Menurutnya, pemanasan dan penjaringan atlet harus dimulai lebih awal untuk memastikan kesiapan fisik dan mental yang matang.
“Kami melaporkan program yang selaras dengan roadmap menuju SEA Games Malaysia 2027. Persiapan tidak bisa mendadak, harus dimulai dari sekarang melalui program-program kompetisi yang berkesinambungan,” ujar LaNyalla.
Tahun 2026 akan menjadi tahun yang padat bagi dunia Muaythai tanah air. PBMI telah menyusun kalender kegiatan yang mencakup aspek peningkatan teknis atlet hingga pengembangan sisi komersial olahraga, antara lain:
- Kejuaraan: Indonesia Muaythai Championship Series, Nyala Combat, dan Kejurnas/PON Beladiri.
- Level Internasional: Tuan rumah IFMA Asian Championship.
- Peningkatan SDM: IFMA Judge-Jury Workshop Series dan Coaching Workshop Series.
”Selain memperbanyak jam terbang atlet agar peringkat mereka di IFMA meningkat, kami juga mulai merambah industrialisasi olahraga. PBMI akan melakukan pendekatan ke pemangku kepentingan, sponsor, hingga pengelolaan hak siar televisi agar ekosistem Muaythai semakin mandiri dan profesional,” tambah Anggota DPD RI tersebut.
Menpora Erick Thohir menyambut positif inisiatif PBMI. Ia menyadari bahwa tantangan di SEA Games Malaysia 2027 akan jauh lebih berat, mengingat persaingan ketat dengan negara kuat seperti Thailand dan Vietnam, serta posisi Malaysia sebagai tuan rumah.
“Saya mengapresiasi PBMI yang sudah menyiapkan rencana jauh-jauh hari. Saya berharap capaian medali perak yang diraih di Thailand sebelumnya bisa dikonversi menjadi medali emas di Malaysia nanti,” tegas Erick Thohir.
Menpora menginstruksikan agar PBMI segera berkoordinasi teknis dengan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga guna menyelaraskan program tersebut dengan desain besar olahraga nasional yang disusun bersama KONI dan KOI.(Red).






