Plang Proyek Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat Tanpa Mengikutsertakan Volume Pekerjaan Dipertanyakan

News960 Dilihat

Subang.jabar||

Markaberita.id- Menjadi pertanyaan bahkan jadi sorotan publik terkait pengaspalan hotmix pada Dinas Bina marga Dan Penataan ruang Provinsi jawa barat,tidak mencantumkan volume pekerjaan pada pemasangan papan Plang informasi.

 

Seperti hal nya pada pengerjaan Rekontruksi pengaspalan Hotmix di ruas jalan kabupaten subang menuju kabupaten bandung, kecamatan Ciater,kabupaten Subang,provinsi Jawa barat ,tampak pihak pemborong pelaksana tidak memampangkan volume fisik pekerjaan pada plang informasi hingga menimbulkan ada dugaan proyek yang di kerjakan tidak sesuai volume.

Proyek rekontruksi jalan dinas Bina marga dan penataan ruang provinsi jawa barat tersebut di kerjakan PT.SELO SAKTI PERKASA sebagai pelaksana dan PT.GANESHA PRATAMA CONSULTANT sebagai pengawas.

Baca Juga  Pelantikan DPC ABPEDNAS Kabupaten Purwakarta: Membangun Desa dari Sumber Daya Manusia

 

Seharusnya pada item tersebut diwajibkan kepada pihak rekanan untuk memprioritaskan keterbukaan informasi publik (KIP) dalam bentuk memberikan transparansi kepada masyarakat luas terkait struktur bangunan jalan yang dikerjakan,dan seberapa besar volume pekerjaan yang di gelontorkan dari APBD Provinsi Jawa barat untuk jalan provinsi pada rekontruksi jalan perbatasan kabupaten subang-bandung.

 

Ketertutupan pada volume pekerjaan saat pelaksanaan pembangunan ini berdampak menimbulkan asumsi negatif dari masyarakat kemungkinan proyek yang di kerjakan tidak sesuai RAB (Rencana Anggaran Biaya) dan ada unsur kesengajaan dari pelaksana proyek supaya masyarakat tidak tahu sebenar nya berapa volume fisik yang akan dikerjakan.

 

Tampak pada plang proyek yang di pampangkan di pinggir jalan di dekat kebun teh saat di pantau awak media ini pihak kontraktor tidak mencantumkan volume pekerjaan yang biasanya seperti panjang, Lebar, tebal atau spek jalan,Dan menganggap PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) maupun PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) dinas Bina marga dan penataan ruang tidak becus dalam mengawasi kegiatan.

Baca Juga  Aliansi Ormas Bekasi Aksi Damai Tuntut Pelaku Pelecehan Terhadap Bupati dan Wakil Bupati Bekasi Ditangkap

 

Atau kemungkinan dugaan kongkalikong antara CV pelaksana dengan PPK dan PPTK pada dinas Binamarga dan penataan ruang sehingga pihak rekanan tidak seharusnya memampangkan volume fisik pekerjaan sesuai pagu sebesar Rp.8.830.219.979,00,- (Delapan Miliar delapan ratus tiga puluh juta dua ratus sembilan belas ribu sembilan ratus tujuh puluh sembilan) ini.

Hal ini dikatakan saat awak media memantau kegiatan pengerjaan proyek.

 

Saat awak media konfirmasi langsung di lokasi pekerjaan kesalah satu pekerja yang mengaku sebagai Consultant.

“Panjang 3 kilo meter lebih,kalo lebar berpariatip ,14-15 meter paling kecil 9 meter lebar nya”imbuhnya.

 

menghimbau kepada pemerintahan provinsi jawa barat,juga meminta kepada inspektorat provinsi jawa barat agar meninjau pekerjaan proyek tersebut ,jangan sampai ada kerugian keuangan negara,jika terbukti ada indikasi yang dapat merugikan keuangan negara,maka Inspektorat wajib melimpahkan nya kepada APH,baik kepada kejaksaan maupun Tipidkor jabar.

Baca Juga  Wakili Kapolres Purwakarta, Kapolsek Campaka Hadiri Kegiatan Festival Lingkungan.

(Red)