Aktivis Muda Jakarta Desak Kepala Sudinsos Jakarta Barat Mundur Terkait Kasus Dua ODGJ Hamil

Megapolitan590 Dilihat

Markaberita.id| Jakarta – Aktivis Muda Jakarta (AMJ) mendesak Kepala Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Barat untuk mundur dari jabatannya, menyusul terungkapnya kasus dua wanita penyandang gangguan jiwa (ODGJ) yang ditemukan hamil di Panti Sosial Bina Grahita (PSBG), Kalideres, Jakarta Barat. AMJ menilai kasus ini sebagai bukti nyata kegagalan pengawasan di lingkungan panti yang seharusnya menjadi tempat perlindungan bagi kelompok rentan.

“Ini jelas bentuk kelalaian dan kegagalan. Kepala Sudin Sosial Jakarta Barat seharusnya mundur. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Barat pun harus bertanggung jawab. Jangan seperti menghilang ditelan bumi,” tegas perwakilan AMJ, Wahyu , dalam keterangannya, Kamis (15/05).

Ia juga mendesak agar kasus ini diusut tuntas dan pelaku dihukum seberat-beratnya. Menurut Wahyu, sejak awal kasus ini mencuat, Kepala Sudinsos Jakarta Barat Suprapto justru menghilang tanpa memberikan penjelasan kepada publik. Padahal, seharusnya pejabat terkait bersikap proaktif dan terbuka dalam menangani persoalan serius yang mencoreng nama baik institusi sosial tersebut.

Baca Juga  Kriteria Sekda DKI Ideal: Pimpinan Birokrasi Harus Miliki Pengalaman Pamong di Level Walikota

Diketahui, kasus memilukan ini terungkap setelah dua wanita ODGJ yang menjadi penghuni PSBG ditemukan dalam kondisi hamil.

Dugaan kuat menyebut keduanya menjadi korban pemerkosaan oleh pihak yang hingga kini belum diidentifikasi. AMJ dan pemerhati sosial lainnya mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk segera membentuk tim investigasi independen guna mengungkap fakta dan menindak tegas siapa pun yang terlibat. Evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan dan tata kelola panti sosial juga dinilai sangat mendesak agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.(Red)