Soroti Penggunaan Pos Humas Bank Mandiri Rp696 Juta Buat Golf Ta, CBA Minta KPK Turun Tangan

News89 Dilihat

MARKABERITA.COM,  JAKARTA — Lembaga swadaya masyarakat Center for Budget Analysis (CBA) menyoroti tajam penggunaan anggaran kegiatan golf pegawai Bank Mandiri yang mencapai Rp696.707.056. Pengeluaran jumbo yang dibebankan pada pos Humas dan Pengembangan Usaha tersebut disinyalir tidak memiliki dokumen laporan pertanggungjawaban (LPJ) yang jelas, sehingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendesak untuk segera turun tangan.

​Direktur Eksekutif CBA, Uchok Sky Khadafi, menilai pengalokasian dana korporasi perbankan milik negara ini sangat janggal dan berpotensi merugikan keuangan negara serta dana nasabah.

​”Dan rupanya Bank Mandiri juga lebih gila ikut-ikutan menghabiskan anggaran untuk main golf. Alasannya indah dan manis sekali, yaitu untuk menjalin hubungan baik dengan para pemangku kepentingan. Tapi sayang, manisnya itu yang bikin ‘diabetes’ uang nasabah dan keuangan negara. Main golfnya di lapangan, yang caddy-in rakyat juga toh,” tegas Uchok dalam keterangan resminya, Sabtu (10/10/2026).

Baca Juga  Kejanggalan di Balik Raibnya Safe Deposit Box Rp 5 Miliar di Bank Mandiri Bintaro

​Uchok menyayangkan sikap tidak peka BUMN perbankan ini terhadap kondisi perekonomian nasional. Menurutnya, ada ketimpangan moral yang nyata di mana para kepala daerah saat ini sedang berjuang keras mengumpulkan pendapatan, sementara Bank Mandiri justru leluasa membuang anggaran di lapangan golf elit.

​”Untuk bola yang dipukul memang bola, namun yang terpukul ya anggaran yang dihabiskan,” sentil Uchok.

​Berdasarkan temuan CBA, kegiatan golf tersebut rutin dilaksanakan di berbagai padang golf kelas atas. Beberapa lokasi favorit yang kerap disambangi antara lain Mountain View Golf Club Bandung, Pondok Indah Golf Course, Sedayu Indo Golf, Executive Club House Sedayu Indo, Suvarna Jakarta Golf Club, Palm Hill Golf Club, Klub Golf Bogor Raya, Modern Golf & Country Club, serta Senayan Driving Range.

Baca Juga  Bau Amis Temuan BPK USD153 Ribu di Mandiri, CBA: Kejagung Jangan Tutup Mata!

​Melihat indikasi pemborosan anggaran publik tanpa transparansi ini, CBA meminta lembaga penegak hukum, khususnya KPK, tidak tinggal diam dan segera membuka penyelidikan guna menuntaskan dugaan penyimpangan di tubuh Bank Mandiri.(red).