TOLONG KEMBALIKAN CFD (CAR FREE DAY) KEPADA MASYARAKAT BUAH BATU. BBC DESAK PEMKOT.BANDUNG
BANDUNG — Komunitas Buah Batu Corporation (BBC) menggelar jumpa pers untuk meluruskan sejarah dan menuntut kejelasan terkait pengelolaan Car Free Day (CFD) Buah Batu di Bandung. Pertemuan ini digelar pada Rabu, 10 September 2025 di Bandung dan dihadiri oleh jajaran pengurus pusat BBC.
Acara dipandu oleh saiful sebagai MC. Hadir sebagai narasumber utama Ketua Umum BBC Bapak Haji Bagus Machdiantoro, Sekjen BBC Bapak Ivan Bachri*, dan Ketua Bidang Hukum BBC Bapak Rio* beserta jajaran dari KAA dan tim hukum lainnya.
Dalam pembukaan ketua Umum menyampaikan bahwa ada kendala teknis terkait rilis. Namun rilis resmi berupa PDF akan segera dibagikan. Rilis tersebut berisi tentang sejarah peran BBC dalam menggagas CFD Buah Batu.
Sekjen BBC, Ivan Bachri, membuka sesi dengan menyampaikan 2 hal utama. Pertama, pihaknya meminta penjelasan dari Pemkot Bandung. Kedua, BBC ingin menyatakan sikap resmi terkait isu dan statemen yang beredar di media massa.
“Semua orang Bandung tahu, CFD Buah Batu itu dipelopori dan dilaksanakan secara mandiri oleh komunitas BBC sebelum diambil alih oleh Pemda,” tegas Ivan.
Ia menambahkan, dari tahun 2011 sampai 2019 BBC mengelola CFD Buah Batu selama 10 tahun penuh tanpa menerima satu rupiah pun dana dari APBD Kota Bandung.
Ivan juga menyoroti bahwa BBC sudah beberapa kali mengirim surat audiensi resmi kepada Pak Walikota dan pihak terkait untuk meminta klarifikasi. Namun hingga kini belum pernah diundang.
“Kenapa yang sudah berpengalaman 10 tahun tidak dilibatkan? Ini yang kami sayangkan,” ujarnya.
Selanjutnya Ketua Umum BBC, Haji Bagus, mengambil alih dan menegaskan posisi BBC. “Yang menggagas CFD Buah Batu itu adalah komunitas kami. 10 tahun kami kelola dengan etika, aman, nyaman, bersih,” katanya.
Ia mempertanyakan keputusan Pemkot yang tiba-tiba mengambil alih pengelolaan CFD dan menganggarkannya dari APBD. Berdasarkan informasi di media, anggarannya mencapai kurang lebih 3,8 miliar.
“Pertanyaannya, kenapa tidak bekerja sama dengan kami? Kami yang mencetuskan. 10 tahun clean and clear,” kata Haji Bagus.
Ia menegaskan BBC tidak pernah menerima dana, tidak ada pungutan ke pedagang, dan tidak ada komplain besar selama pengelolaan berlangsung. Ekonomi berjalan, keamanan terjaga.
Menurut Haji Bagus, sejak diambil alih Pemkot, frekuensi CFD berubah menjadi 2 kali sebulan. Padahal saat BBC yang kelola, bisa 4 kali sebulan.
“Kalau memang berat, kenapa dikurangi? Kalau kami yang kelola tanpa APBD saja bisa,” tegasnya.
Ketua Bidang Hukum BBC, Bapak Rio, kemudian menjelaskan aspek hukum. Ia menyoroti adanya temuan BPK terkait anggaran CFD sebesar 2,7 miliar.
“Kami minta Pemkot mengkaji secara menyeluruh, bukan hanya kontraknya. Anggarannya juga. Ini uang rakyat,” ujar Rio.
Ia juga menyoroti pernyataan Walikota yang menyebut “ada anggaran ke komunitas”. BBC merasa dirugikan karena tidak pernah ada kerjasama atau kontrak dengan Pemkot.
“Komunitas mana? Tolong sebutkan secara tegas. Yang jelas BBC tidak ada kerjasama terkait pengelolaan CFD Buah Batu,” tegas Rio.
Rio menyatakan BBC sudah mengirim surat resmi dan kini sedang menunggu jawaban tegas dari Walikota. Jika tidak ada jawaban, BBC akan menempuh langkah hukum lebih lanjut.
“Kami tidak meminta kontrak kerjasama. Kami minta dikembalikan ke kami. Kami bisa biayai sendiri. Nol rupiah dari Pemda,” kata Rio.
Ia juga menyinggung dampak ke para pedagang dan warga. Banyak pedagang mengeluh karena jadwal berkurang dan kepastian usaha terganggu.
“Selama 10 tahun tidak ada keributan, tidak ada pungli. Masyarakat mendukung karena mereka menilai BBC,” tambahnya.
Dalam sesi tanya jawab, wartawan dari iNews bertanya: “Apakah BBC akan mendorong evaluasi menyeluruh dan menuntut secara hukum terkait pencemaran nama baik?”
Menjawab itu, Rio mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu itikad baik Pemkot. “Kalau tetap tidak ada kejelasan dan nama kami dicemarkan, maka opsi hukum pasti akan kami tempuh,” jawabnya.
Wartawan lain bertanya tentang alasan penggunaan kata “komunitas” oleh Walikota. Rio menduga itu untuk mengaburkan siapa pihak yang sebenarnya bekerja sama.
“Di Bandung, kalau bicara CFD Buah Batu, yang melekat di masyarakat ya BBC. Makanya kami minta transparansi, kerjasama dengan siapa,” jelasnya.
Haji Bagus menambahkan, BBC tidak menuntut uang. “Kami hanya ingin CFD Buah Batu kembali ke relnya. Dikelola oleh yang punya sejarah dan pengalaman,” katanya.
Ia menutup dengan 4 tuntutan resmi BBC:
1. Mencabut Kepwal Bandung No. 551/11/2023 tanggal 16 Januari 2023.
2. Mendesak audit dan tindak lanjut dugaan penyimpangan anggaran CFD Buah Batu.
3. Meminta Walikota memberikan penjelasan dan pertanggungjawaban publik.
4. Mengembalikan keterlibatan BBC dalam pengelolaan CFD Buah Batu sesuai sejarah dan mekanisme yang berlaku.
Acara ditutup dengan doa. Pimpinan pusat BBC mengucapkan terima kasih kepada rekan media yang hadir.
Kontributor :
Iis






