Bank Jakarta dan PT SMI Sinergikan Pembiayaan Rp2,11 Triliun untuk Infrastruktur DKI Jakarta

Ekonomi, Megapolitan70 Dilihat

​JAKARTA, Markaberita.com – Komitmen untuk mempercepat transformasi Ibu Kota kembali diperkuat melalui sinergi strategis antara sektor keuangan dan pemerintah daerah. Bank Jakarta bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI resmi mengucurkan pembiayaan sindikasi senilai Rp2,11 triliun. Pendanaan ini dialokasikan khusus untuk mendukung pembangunan tujuh proyek infrastruktur prioritas di DKI Jakarta, mulai dari sektor transportasi, hunian layak, hingga sarana pengendalian banjir.

​Dari total pembiayaan tersebut, Bank Jakarta berpartisipasi menyediakan dana sebesar Rp1 triliun, sementara PT SMI memberikan dukungan pendanaan maksimal hingga Rp1,11 triliun.

​Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menegaskan bahwa kolaborasi erat dengan PT SMI merupakan langkah nyata perseroan dalam mendukung penuh pembangunan Jakarta menuju kota global yang berdaya saing.

​“Sinergi antara sektor keuangan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi fundamental penting dalam mendorong akselerasi pemenuhan kebutuhan pembangunan di Kota Jakarta,” ujar Agus dalam keterangan resminya yang dikutip Markaberita.com pada Sabtu (26/9/2026).

​Sebagai bank pembangunan daerah milik Pemprov DKI Jakarta, Agus menambahkan bahwa pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menghadirkan solusi pembiayaan yang inovatif, hati-hati, dan berkelanjutan demi kepentingan masyarakat luas.

Baca Juga  Epic Collab! Persija & Bank Jakarta Siap Gebrak ISL 2026/2027, Targetkan Kado Spesial 5 Abad Jakarta!

​Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PT SMI, Reynaldi Hermansjah, menyambut baik kerja sama ini. Ia menyatakan bahwa PT SMI akan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan alternatif pembiayaan kreatif (creative financing).

​“PT SMI siap menjadi mitra pemerintah daerah dalam menghadirkan alternatif pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan, sekaligus membuka ruang sinergi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penyediaan infrastruktur yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Reynaldi.

​Ia juga berharap model pembiayaan sindikasi ini dapat menjadi rujukan atau model pembiayaan kreatif yang bisa diterapkan di berbagai daerah lain sesuai dengan kapasitas keuangan masing-masing. Sebagai catatan, hingga Juli 2026, total komitmen pembiayaan daerah oleh PT SMI telah mencapai Rp37,19 triliun.

Baca Juga  MMT Ingatkan Pentingnya Objektivitas Menilai Isu Bank Jakarta: Hindari Pengiringan Opini Tanpa Data Akurat

​Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengapresiasi langkah sinergis ini. Menurutnya, Pemprov DKI terus membuka diri dan mengembangkan berbagai skema pendanaan di luar anggaran konvensional demi memastikan realisasi proyek-proyek strategis dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

​“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mempercepat pemenuhan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat dan memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas layanan warga Jakarta,” kata Pramono dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (27/9/2026).

​Adapun pembiayaan sindikasi ini difokuskan untuk merealisasikan tujuh kegiatan infrastruktur utama di Jakarta, yaitu:

  1. ​Pembangunan Flyover Latumenten
  2. ​Pembangunan Gedung Batavia Dinas Teknis Jatibaru
  3. ​Pembangunan Rumah Susun Padat Karya Tahap II
  4. ​Pembangunan Rumah Susun Rorotan IX Tahap I
  5. ​Pembangunan waduk, situ, dan embung
  6. ​Pembangunan polder dan kolam retensi
  7. ​Pembangunan tanggul dan pengendali banjir Pesisir Pantai Tahap III
Baca Juga  Program MBKM Mandiri Batch 12 di Maxy Academy Resmi Dimulai pada hari Senin, 12 Agustus 2024

​Melalui kolaborasi ini, Pemprov DKI Jakarta bersama lembaga perbankan dan BUMN berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik, memperluas konektivitas kota, serta mewujudkan sistem mitigasi banjir yang tangguh dan berkelanjutan.(red).