Rekening Aktivis Pati Dibuka Lagi Karena “Jalur Viral”, CBA Sentil OJK yang Cuma Bisa Silent Treatment

Hukum, Nasional63 Dilihat

​JAKARTA, Markaberita.com  – Kasus pemblokiran rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, akhirnya rampung setelah Bank Mandiri resmi membuka kembali akses transaksi pada Rabu (26/8/2026). Di balik normalnya rekening tersebut, terungkap fakta telak bahwa perbaikan ini terjadi murni karena desakan netizen di media sosial, bukan hasil kerja sigap dari regulator.

​Direktur Eksekutif Center For Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, menyoroti bagaimana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) justru terlihat tidak berkutik dan memilih silent treatment di saat institusi perbankan bertindak semena-mena terhadap nasabah.

​”Dibukanya rekening Saudara Botok bukan karena intervensi OJK. Lembaga ini punya power tapi mandul, cuma bisa berpangku tangan pas lihat Bank Mandiri sewenang-wenang ke nasabah sendiri,” kritik Uchok, Sabtu (29/8/2026).

Baca Juga  Dewas DPP PWDPI Siap Kucurkan Pinjaman Modal Untuk Kepala Daerah Seluruh Indonesia 600 Triliun

​Uchok menilai, langkah Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, yang sampai harus minta maaf secara terbuka membuktikan bahwa ada “blunder” fatal dalam pengambilan kebijakan internal bank. Sayangnya, alih-alih langsung turun tangan memberikan sanksi tegas, OJK terkesan lamban dan hanya menjadikan alasan “proses pendalaman” sebagai tameng.

​Merespons lambannya respons negara, CBA secara tegas mendesak OJK agar tidak sekadar wacana di media sosial. OJK dituntut segera memanggil dan memeriksa Dirut Bank Mandiri secara transparan agar kejadian sewenang-wenang seperti ini tidak berulang pada nasabah lainnya.

​Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, sempat menyatakan bahwa pihaknya tengah mendalami kasus tersebut dan siap mengambil langkah pengawasan jika terbukti ada pelanggaran aturan.

Baca Juga  <em>Kompi Apresiasi Kabupaten Bekasi Juara Umum Porprov XIV, KONI ditantang Buka Data Mutasi Atlet</em>

​CBA berharap OJK bisa lebih peka dan sat-set dalam membela hak-hak publik, mengingat kepercayaan anak muda dan masyarakat luas terhadap stabilitas sistem keuangan sangat bergantung pada keberanian regulator dalam menegakkan keadilan.(red).