FPPJ Sentil Rotasi Pejabat DKI: Kepala Kesbangpol Baru Jangan “Cuma Duduk Manis”, Saatnya Gercep Jaga Stabilitas Jakarta!

Megapolitan119 Dilihat

​JAKARTA, Markaberita.com – Gerak cepat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam merombak jajaran birokrasinya lewat Keputusan Gubernur Nomor 755 Tahun 2026 langsung mendapat sorotan tajam dari publik. Salah satunya datang dari Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ). Lewat sang Ketua Umum, Endriansyah alias Rian, FPPJ memberikan catatan penting, khususnya buat pos strategis yang mengurus tensi sosial-politik Ibu Kota.

​Sorotan utama FPPJ mengarah langsung kepada Abdul Khalit, pejabat baru yang resmi diamanahkan sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DKI Jakarta. Bagi FPPJ, posisi ini bukanlah sekadar kursi administratif biasa, melainkan garda terdepan penjaga harmoni warga Jakarta yang super dinamis.

​“Rotasinya sih oke, langkah yang pas. Tapi kami highlight banget posisi Kepala Kesbangpol yang baru, Mochamad Abbas. Jangan sampai pejabatnya malah ‘tidur’ atau lelet. Dinamika Jakarta itu kompleks, jadi Kesbangpol harus jadi navigator ulung yang peka terhadap potensi konflik, bukan cuma pasang badan pas udah ada masalah,” tegas Rian di Jakarta, Kamis (19/08/26).

​Lebih lanjut, Rian mendesak agar Kesbangpol era baru ini tampil lebih proactive alih-alih reactive. Instansi ini ditantang untuk bisa merangkul semua kalangan, komunitas, hingga elemen pemuda tanpa tebang pilih. Intinya: butuh aksi preventif nyata, bukan sekadar formalitas belaka.

Baca Juga  Pejabat Diduga Pelanggar Disiplin Malah Dilantik, BAJA: Pemprov DKI Jangan Permainkan Akal Sehat Publik!

​Enggak Cuma Kesbangpol, Pejabat Baru Lainnya Diminta Lepas Zona Nyaman!

​Tidak berhenti di situ, FPPJ juga memberikan warning keras bagi seluruh pejabat yang baru dilantik agar segera step up dan meninggalkan mentalitas lama:

  • ​Butuh Eksekutor, Bukan Pemain Belakang Meja: Jakarta butuh figur yang siap turun tangan langsung memetakan lapangan, bukan sekadar leha-leha di balik meja kerja.
  • ​Low-Profile & Fokus ke Publik: Budayakan hidup sederhana, hilangkan gaya hidup hedonis, dan prioritaskan pelayanan prima untuk warga.
  • ​Open Monitoring: FPPJ memastikan bakal terus mengawal performance para pejabat baru ini. Jika dalam waktu dekat tidak ada gebrakan atau terobosan berarti, pihaknya tidak akan ragu melayangkan kritik terbuka.
Baca Juga  Polemik 'Pindah Awan' di Jakarta: Habiskan Anggaran Besar, Banjir Tetap Datang

​Sebagai mitra kritis pemerintah, FPPJ berkomitmen untuk terus mengawal jalannya roda birokrasi Pemprov DKI agar tetap on track demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berkeadilan (good governance and clean government).(red).