Dua Dugaan Skandal  Di Dinkes: Publik Desak Kejari Purwakrta Usut Tuntas PLTS  Dan BOK

News230 Dilihat

Dua Dugaan Skandal  Di Dinkes: Publik Desak Kejari Purwakrta Usut Tuntas PLTS  Dan BOK,

 

_`PURWAKARTA, Markaberita.com`_ — Kinerja penegakan hukum di `Kejaksaan Negeri Purwakarta` di bawah kepemimpinan `DR. Yudi Kurniawan, S.H., M.H` menjadi sorotan. Hingga saat ini belum ada `tersangka TSK` yang ditetapkan dari sejumlah laporan dugaan korupsi di Kabupaten Purwakarta.

 

Perhatian publik kini tertuju pada dua persoalan di `Dinas Kesehatan Purwakarta`. Pertama, terkait pelaksanaan proyek `Pembangkit Listrik Tenaga Surya PLTS` di 20 Puskesmas senilai `Rp18 miliar`. Kedua, adanya `dugaan pemotongan dana BOK` di internal Dinkes.

 

PLTS Rp900 Juta/Titik Diduga Alami Gangguan Massal, Proyek PLTS di 20 Puskesmas dengan pagu anggaran `Rp 900 juta per titik` itu kini `diduga` mengalami banyak kendala.

Baca Juga  Diduga Aroma suap mencuat dikasus grtipikasi mobil mewah

 

Salah satunya di `Puskesmas Kiarapedes`. Berdasarkan informasi yang dihimpun, panel surya di lokasi tersebut `disebut` sudah beberapa kali mengalami gangguan teknis hingga tidak berfungsi. Kondisi serupa `diduga` juga terjadi di sejumlah Puskesmas lainnya.

 

Informasi yang beredar, pembayaran kepada rekanan `disebut` telah mencapai 100%. Pertanyaan pun muncul di masyarakat: bagaimana pertanggungjawaban `Rp18 miliar` anggaran tersebut jika fasilitas yang diterima tidak berfungsi optimal?

 

“Desak Audit Investigatif Total” Ketua DPC RepDem Purwakarta, `Asep Yadi Rudiana` alias `Asep Bentar`, mendesak `audit investigatif total` terhadap proyek tersebut.

 

“Jika benar ada potensi kerugian negara hingga `Rp12 miliar`, maka ini tidak bisa dianggap sebagai salah urus biasa. Kami mendesak APH segera turun, membandingkan RAB dengan kondisi fisik di 20 titik,” tegas Asep Bentar, Rabu (27/8/2026).

Baca Juga  Digugat Cerai Suami Karena Dugaan Hubungan Terlarang, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dengan Oknum Direktur BUMD

 

Ia `menduga` kerusakan yang terjadi secara serentak mengindikasikan adanya potensi ketidaksesuaian spesifikasi barang.

 

Muncul Dugaan Pemotongan Dana BOK, Di tengah belum tuntasnya persoalan PLTS, `beredar informasi` terkait adanya `dugaan pemotongan dana BOK – Bantuan Operasional Kesehatan` oleh oknum di tingkat Puskesmas. Besaran potongan `disebut` bervariasi.

 

“Ini juga harus diusut. Jangan sampai dana operasional untuk pelayanan kesehatan masyarakat justru tidak sampai utuh. Kami minta Kejari segera melakukan audit,” desak Asep Bentar.

 

Hingga berita ini diturunkan, `Markaberita.com` telah berupaya mengonfirmasi kepada `Dinkes Purwakarta` dan Namun, belum ada keterangan resmi yang diterima terkait dua persoalan tersebut. Pihak terkait diberikan hak untuk memberikan tanggapan dan klarifikasi.

Baca Juga  Baru Bebarapa Bulan Dr.Asri Ludin Tambunan Mundur Dari Kadis Dinkes Deli Serdang, Tatanan Dinkes Deli Serdang CARUT MARUT

`Wartawan: Saepul Bahri, S.H`