Jakarta, Markaberita.com — Kasus obat keras jenis tramadol mendadak jadi sorotan publik setelah muncul isu liar di media sosial soal rencana pasokan obat tersebut buat bakar-bakar suasana demo di Jakarta. Gak mau kecolongan, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya langsung on fire alias turun tangan buat selidiki info ini!
Isu ini pertama kali viral lewat postingan akun Instagram @badanperwakilannetizen2. Di feed-nya, mereka spill info kalau ada dugaan oknum aparat yang bakal bagi-bagi tramadol ke kelompok tertentu supaya aksi unjuk rasa yang tadinya adem ayem malah berubah jadi rusuh.
”Dalam waktu dekat ada oknum aparat yang akan mendistribusikan tramadol ke suatu kelompok untuk merusuh di aksi demo yang seharusnya damai,” begitu bunyi narasi yang diunggah.
Menanggapi informasi yang bikin resah ini, Dirresnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes Ahmad David, langsung pasang badan dan pastikan pihaknya bakal mendalami info tersebut tanpa pandang bulu. “Kita dalami. Semua peredaran gelap kita tindak,” tegas David saat dikonfirmasi, Selasa (21/7).
Selain itu, polisi bakal kerahkan pasukan buat sweeping alias menyisir berbagai titik dan jalur yang dicurigai jadi spot distribusi tramadol. Gak cuma diam, akun resmi @poldametrojaya juga gercep ninggalin jejak komentar di postingan tersebut dan minta si akun buat lanjut ngobrol via DM demi membongkar faktanya.(red).







