Geger! Bentrokan Pecah di Menteng Gara-gara Masalah Nasi Uduk, 1 Orang Dilaporkan Tewas

Daerah, Megapolitan113 Dilihat

​Jakarta Pusat, Markaberita.com – Geger! Bentrokan antarkelompok warga pecah di kawasan Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/7/2026). Insiden yang diduga bermula dari masalah sepele di warung sarapan ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia, sementara empat korban lainnya harus menjalani perawatan intensif akibat luka-luka.

​Berdasarkan penyelidikan kepolisian, keributan bermula sekitar pukul 10.00 WIB ketika salah satu kelompok datang membeli sarapan namun diduga tidak dilayani dengan baik, sehingga memicu percekcokan. Kelompok tersebut sempat meninggalkan lokasi sambil menggeber sepeda motor, sebelum akhirnya kembali bersama rekan-rekan mereka dan nekat merusak gerobak penjual nasi uduk. Warga sekitar yang tidak terima langsung melakukan serangan balik, yang berujung pada bentrokan massal serta terbakarnya satu bangunan semipermanen dan empat unit sepeda motor.

Baca Juga  Berkat Kerjasama Yang Baik Antara Kepolisian,Danramil 404/03 Dalam Berikan Himbauan Humanis Kepada Masyarakat,Akhirnya Pelaksanaan Kegiatan SUTET Bejalan Lancar

​Terkait korban jiwa, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengatakan bahwa sebelumnya terdapat dua korban yang dievakuasi dari lokasi kejadian ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

“Iya benar. Informasi terbaru dari dua orang korban dalam kondisi kritis saat dibawa, namun ketika di rumah sakit ada satu yang sudah meninggal,” kata Roby di Jakarta, pada Minggu (27/7/2026), dikutip Antara News.

Menurut Roby, satu korban lainnya yang sempat dalam kondisi kritis tersebut kini masih menjalani perawatan intensif.

​Meski sempat mencekam, kepolisian memastikan bahwa situasi di lokasi kejadian saat ini sudah berangsur kondusif. Aparat gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat, Polsek Menteng, Kodim 0501/Jakarta Pusat, serta personel BKO Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya telah disiagakan secara penuh untuk menjaga keamanan dan melakukan patroli rutin.

Baca Juga  Gunawan Ketua Umum LSM SNIPER INDONESIA sebut :Pertaruhan Tingkat Kepercayaan Dalam Perkara SL

​Dalam penanganan kasus ini, Polres Metro Jakarta Pusat telah mengamankan dan memeriksa sekitar 15 orang secara intensif, termasuk tiga orang berinisial S, T, dan U yang diduga terlibat langsung. Dari hasil olah TKP, polisi menemukan puing bangunan, kendaraan terbakar, jejak darah, dan batu berlumuran darah, namun belum menemukan adanya senjata tajam di lokasi.

​Selain itu, pihak kepolisian dengan tegas membantah informasi atau hoaks yang sempat beredar di media sosial mengenai adanya rumah ibadah yang ikut dirusak. Kapolsek Menteng bersama pengurus rumah ibadah setempat telah mengonfirmasi bahwa isu tersebut tidak benar, dan mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.(Red).

Baca Juga  Giat Jum'at Curhat di Desa Tempirai,Ini Harapan Kapolres PALI