Ditinggal di Toilet Kereta, Bayi Tak Berdosa Berhasil Diselamatkan; Polisi Buru Sosok Kejam!

Kriminal, Nasional81 Dilihat

​Markaberita.com – Sebuah insiden memilukan terjadi di atas rangkaian Kereta Api (KA) Sancaka 84B relasi Yogyakarta-Surabaya pada Sabtu (4/7/2026) pagi. Seorang bayi ditemukan dalam kondisi hidup di dalam toilet kereta eksekutif, yang memicu tindakan sigap dari petugas PT KAI dan kepolisian untuk melakukan evakuasi serta penyelidikan mendalam terhadap sosok tak bertanggung jawab yang meninggalkan bayi tersebut.

​Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengungkapkan bahwa bayi tersebut ditemukan oleh petugas saat kereta masih dalam perjalanan menuju Surabaya tepat pukul 07.20 WIB.

Menyadari adanya temuan mengejutkan itu, pihak pusat kendali segera berkoordinasi dengan Stasiun Solo Balapan. Setibanya di stasiun, bayi tersebut langsung dilarikan ke Pos Kesehatan stasiun untuk mendapatkan observasi medis intensif dari dokter dan bidan Klinik Mediska KAI.

Baca Juga  DPO Tersangka Korupsi Pembangunan RSUD Kabupaten Pasaman Barat Berinisial HPS Berhasil Diamankan

​Meskipun ditemukan dalam situasi yang sangat memprihatinkan, Feni memastikan bahwa kondisi umum bayi saat ditemukan dalam keadaan baik. Pihak KAI telah melakukan langkah cepat dengan memenuhi kebutuhan dasar bayi sebelum proses evakuasi lebih lanjut dilakukan. Saat ini, bayi malang tersebut telah berada di RS Bhayangkara Solo untuk menjalani perawatan intensif demi menjamin keselamatan dan kesehatannya.

​Kapolsek Banjarsari, Kompol Harno, menegaskan bahwa pihaknya kini menjadikan keselamatan bayi sebagai prioritas utama sekaligus tengah berupaya mengungkap pelaku di balik aksi kejam tersebut. Satreskrim Polresta Solo bersama Unit Reskrim Polsek Banjarsari telah bergerak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi mata, serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) baik di area stasiun maupun di dalam rangkaian kereta.

Baca Juga  Keadilan Tanpa Payung Struktural: "Ditjen Pesantren Ada, Ditjen Disabilitas Masih Mimpi"

​PT KAI Daop 6 Yogyakarta menyatakan komitmen penuh untuk mendukung langkah hukum yang ditempuh pihak kepolisian. Koordinasi intensif terus dijalin agar identitas pelaku dapat segera terungkap dan diproses sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman data penumpang untuk mengungkap siapa pihak yang tega membuang bayi tersebut di tengah perjalanan kereta api.(Red).