Perombakan di Istana: Dadan Hindayana Dicopot, Naniek S. Deyang Pimpin Badan Gizi Nasional

Nasional153 Dilihat

​JAKARTA, Markaberita.com – Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan perombakan kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN. Sebagai penggantinya, Presiden menunjuk Naniek Sudaryati Deyang untuk memimpin lembaga yang bertanggung jawab atas program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut. Pengumuman pergantian ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (2/6/2026) malam.

​Dalam kesempatan tersebut, Prasetyo Hadi menyampaikan apresiasi atas dedikasi Dadan Hindayana serta jajaran wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya, yang telah bekerja sejak lembaga tersebut berdiri pada Agustus 2024. Selain menunjuk Naniek S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, Presiden juga melantik Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono untuk menempati posisi sebagai Wakil Kepala BGN.

Baca Juga  LQ Indonesia Lawfirm Sebut Jaksa Yang Di OTT KPK Sebagai Bukti Kejaksaan Sarang Mafia

​Pergantian ini dilakukan di tengah sorotan tajam publik terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Sepanjang masa kepemimpinan Dadan, BGN kerap menghadapi kendala operasional, termasuk maraknya laporan kasus keracunan makanan yang dialami oleh siswa penerima manfaat di berbagai daerah. Sebagai upaya penertiban, BGN mencatat bahwa dari 27.208 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi, sebanyak 8.182 unit di antaranya telah dijatuhi sanksi penangguhan (suspend) dalam kurun waktu 6 Januari 2025 hingga 29 Mei 2026.

​Sebagai salah satu program prioritas nasional, MBG memiliki jangkauan yang sangat luas dengan total penerima manfaat mencapai 61.239.037 orang per 3 Maret 2026, yang mayoritas di antaranya merupakan siswa sekolah sebanyak 49.057.682 jiwa. Dengan pergantian pimpinan ini, pemerintah diharapkan mampu memperketat standar keamanan pangan dan memperbaiki tata kelola SPPG agar program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih optimal serta menjamin kesehatan seluruh penerima manfaat di tanah air.(Red).

Baca Juga  Para petani desa sukakarya bergembira mendapatkan bantuan bibit padi dari kades joni fahamsyah