Jakarta Timur, Markaberita.com — Gedung Sasana Krida Karang Taruna (SKKT) Kelurahan Malaka Sari, Duren Sawit, berubah menjadi kanvas raksasa penuh warna pada Sabtu (30/05). Ratusan anak dari tingkat TK, SD, hingga SMP memadati lokasi tersebut untuk mengikuti Festival Mewarnai Atraksi Seni Dunia Anak 2026. Digagas oleh Warga Karang Taruna Kecamatan Duren Sawit, ajang ini sukses menjadi panggung ekspresi bagi generasi muda dalam mengasah imajinasi dan karakter.
Sejak pukul 07.00 WIB, suasana hangat sudah terasa. Ratusan peserta yang didampingi orang tua tampak antusias menorehkan warna di atas lembar gambar, menciptakan pemandangan kolaboratif antara kreativitas anak dan dukungan keluarga yang kuat.
Festival ini bukan sekadar kompetisi, melainkan langkah strategis dalam pembinaan karakter anak di tengah gempuran digitalisasi. Aktivitas seni dinilai krusial untuk melatih konsentrasi, ketelitian, serta daya imajinasi yang menjadi fondasi penting kecerdasan emosional sejak dini.
Lurah Malaka Sari, Sudarna, S.IP., M.Si., memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, pembangunan wilayah harus selaras dengan pembangunan sumber daya manusia.
”Kami sangat bangga dengan inisiatif Karang Taruna Kecamatan Duren Sawit. Ini adalah bukti nyata bahwa pembangunan manusia harus dimulai dari ruang-ruang kreatif bagi anak. Gedung SKKT ini memang harus dioptimalkan untuk kegiatan sosial, budaya, dan edukasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” tegas Sudarna dalam sambutannya.
Ketua Pelaksana, Zico Ardiles, menyatakan bahwa kesuksesan acara ini adalah wujud nyata kepedulian pemuda terhadap masa depan generasi penerus bangsa.
”Kami ingin menyediakan wadah agar setiap anak bisa merayakan potensi dirinya. Festival ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus menghadirkan manfaat nyata. Terima kasih kepada seluruh pihak—sponsor, mitra, dan pemerintah—yang telah menjadi tulang punggung terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Zico.
Tidak hanya fokus pada anak-anak, festival ini juga menjadi penggerak ekonomi lokal dengan melibatkan berbagai pelaku UMKM di Kecamatan Duren Sawit. Kehadiran stan kuliner dan produk kreatif lokal di area kegiatan memberikan dampak ekonomi langsung sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas.
Dukungan berbagai pihak pun mengalir, di antaranya dari: Telkomsel, Kalbe, Konimex, MyFundAction, Spark English, Fifamarket, Butterfly, Beauty Bath Concept International, Mie Sedaap, dan Top Coffee.
Turut hadir menyaksikan antusiasme warga, Ketua LMK Kelurahan Malaka Sari (Janu), Kasi Kesra Kelurahan Malaka Sari (Hery), Ketua RW 06 Malaka Sari (Ade Nugroho), serta jajaran tokoh pemuda dan masyarakat.
Festival ini ditutup dengan harapan besar agar menjadi agenda tahunan ikonik di Jakarta Timur. Sebab, bagi panitia dan masyarakat yang hadir, acara ini adalah cerminan visi masa depan:
“Karena dari tangan-tangan kecil yang hari ini memadukan warna di atas kertas, akan lahir generasi kreatif yang kelak mewarnai masa depan Indonesia dengan karya-karya besar.”(Zr).






