CBA Endus Kejanggalan Anggaran Pengamanan Demo Mahasiswa, Desak Kapolda Metro Jaya Buka-bukaan

Nasional, TNI -POLRI56 Dilihat

​JAKARTA, Markaberita.com – Center for Budget Analysis (CBA) menyoroti transparansi penggunaan anggaran di lingkungan Polda Metro Jaya. Direktur Eksekutif CBA, Uchok Sky Khadafi, secara tegas mendesak Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol. Asep Edi Suheri, untuk menjelaskan sumber pendanaan operasional pengamanan aksi unjuk rasa mahasiswa di Jakarta.

​Uchok membeberkan, berdasarkan hasil penelusuran timnya terhadap dokumen realisasi anggaran tahun 2026, tidak ditemukan satu pun nomenklatur atau pos anggaran yang secara spesifik dialokasikan untuk kegiatan pengamanan demonstrasi.

​”Anggaran untuk pengamanan unjuk rasa itu nol besar. Padahal, untuk menggeser pasukan dari markas ke titik aksi itu butuh logistik dan biaya besar. Kapolda Metro Jaya harus menjelaskan dari mana sumber dananya,” ujar Uchok kepada Markaberita.com, Rabu (17/6/2026).

Baca Juga  Berkelakuan Baik dan Rajin Ikuti Pembinaan, 3 WBP Lapas Banjarbaru Terima Remisi Khusus Hari Raya Nyepi Tahun 2023

​Berdasarkan data yang dihimpun CBA, hingga 16 Juni 2026, Polda Metro Jaya telah merealisasikan 422 program kegiatan yang bersumber dari APBN dengan total anggaran mencapai Rp415,5 miliar. Namun, dari ratusan program tersebut, tidak ada satu pun alokasi eksplisit untuk kegiatan pengamanan aksi massa.

​Uchok menegaskan, ketidakjelasan ini berpotensi menimbulkan spekulasi negatif di masyarakat terkait profesionalisme kepolisian. Ia mengingatkan bahwa penggunaan anggaran oleh institusi negara wajib dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

​”Kalau pasukan bergerak tanpa dukungan logistik yang jelas di dalam anggaran, ini namanya bohong. Supaya tidak dituduh memakai dana ilegal atau dana di luar ketentuan, sebaiknya Kapolda Metro Jaya segera memberikan keterangan terbuka kepada publik,” tegasnya.

Baca Juga  Boss LPS: Jaga Napas APBN, Pemerintah Bidik Pajak 'Durian Runtuh' dari Sektor Komoditas

​Menurut CBA, transparansi anggaran adalah kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Pihaknya akan terus mengawal kasus ini agar penggunaan dana negara di lingkungan kepolisian tetap sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

​”Kami minta keterbukaan informasi. Jangan sampai ada anggaran siluman atau penggunaan dana yang tidak sesuai ketentuan dalam pengamanan aksi mahasiswa,” pungkas Uchok.(Red).

#CBAPublik #PoldaMetroJaya #TransparansiAnggaran #UchokSkyKhadafi #AnggaranPolri #DemoMahasiswa #InfoJakarta #Markaberita #APBN2026 #KeterbukaanInformasiPublik