Akses Penghubung Strategis Bekasi Ditutup Hingga Desember, Pengendara Diminta Antisipasi Kemacetan

Daerah452 Dilihat

KOTA BEKASI – Markaberita.com

Arus lalu lintas di kawasan Jalan RA Kartini diperkirakan mengalami perubahan signifikan setelah jembatan yang melintasi Saluran Kalimalang resmi ditutup untuk kepentingan pembangunan ulang. Penutupan tersebut mulai diberlakukan pada pertengahan Juni 2026 dan direncanakan berlangsung hingga akhir Desember mendatang.

Pekerjaan konstruksi dilakukan sebagai bagian dari program peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas serta keamanan akses transportasi di wilayah Kota Bekasi. Selama proses pembangunan berlangsung, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintasi jembatan tersebut.

Keberadaan jembatan di Jalan RA Kartini selama ini menjadi salah satu jalur vital yang menghubungkan sejumlah kawasan permukiman, pusat aktivitas ekonomi, hingga akses menuju beberapa ruas jalan utama di Kota Bekasi. Penutupan sementara diperkirakan akan memengaruhi mobilitas harian masyarakat, terutama pada jam sibuk.

Baca Juga  Kuburan Dirusak, Desa Diguncang: Warga Taman Paksa Kades Teken Janji di Hadapan Aparat

Pemerintah daerah bersama instansi terkait telah menyiapkan sejumlah skema pengalihan arus kendaraan untuk meminimalkan kepadatan lalu lintas. Pengguna jalan yang biasa melintas di lokasi proyek diimbau memanfaatkan jalur alternatif yang telah ditentukan dan memperhatikan rambu-rambu lalu lintas yang dipasang di sekitar area pekerjaan.

Selain penggantian struktur lama, proyek ini juga mencakup peningkatan spesifikasi jembatan agar mampu menyesuaikan kebutuhan transportasi dan perkembangan kawasan di masa mendatang. Pembangunan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta mendukung kelancaran arus kendaraan di wilayah Bekasi.

Meski demikian, sejumlah warga mengaku khawatir penutupan akses tersebut akan menambah waktu tempuh perjalanan sehari-hari. Beberapa titik jalan alternatif diperkirakan mengalami peningkatan volume kendaraan karena menjadi pilihan utama pengguna jalan selama proyek berlangsung.

Baca Juga  Tingginya Curah Hujan,Kapolsek Penukal Utara Tinjau Lokasi Banjir Dan Himbau Warga Agar Tetap Tenang

Pihak berwenang meminta masyarakat untuk menyesuaikan jadwal perjalanan dan tetap mematuhi arahan petugas di lapangan. Pengendara juga disarankan memanfaatkan aplikasi navigasi untuk mengetahui kondisi lalu lintas terkini dan memilih rute yang lebih efisien.

Pemerintah berharap proyek dapat berjalan sesuai target tanpa kendala berarti sehingga jembatan baru dapat segera difungsikan dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

RED