Wabup Kukar mengapresiasi SMK UTAMA AL JABAL NUR SAMBOJA sebagai sekolah produktif berbasis lingkungan

Samboja – Markaberita.com

Wakil Bupati Kutai Kartanegara, H. Rendi Solihin, S.Pi., menghadiri Graduation Ceremony Kelas XII SMK Utama Al Jabal Nur Samboja Tahun Ajaran 2025–2026 Angkatan XVI yang digelar di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Kampung Lama, Kecamatan Samboja, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan pelepasan siswa tersebut berlangsung khidmat dan penuh apresiasi terhadap capaian pendidikan yang selama ini dikembangkan Yayasan Pondok Pesantren Al Jabal Nur Kartanegara.

“Suasana Graduation Ceremony Kelas XII SMK Utama Al Jabal Nur Samboja Angkatan XVI yang berlangsung khidmat di Kecamatan Samboja”

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah anggota DPRD Kukar, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Ridha Darmawan, Kabag Kesra Fathur Alamin, jajaran yayasan, tenaga pendidik, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya.

“H. Rendi Solihin, S.Pi.
Wakil Bupati Kutai Kartanegara”

Dalam sambutannya, H. Rendi Solihin, S.Pi. menyampaikan bahwa kelulusan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan menjadi awal perjalanan baru bagi para siswa untuk memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Baca Juga  Kegiatan Pengecoran di jalan infeksi kali malang tidak menggunakan Bekisting

Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap konsep pendidikan yang diterapkan di lingkungan SMK Utama Al Jabal Nur Samboja, terutama dalam pengembangan pertanian produktif dan pendidikan inklusi bagi anak berkebutuhan khusus.

“IDA PRAHASTUTY S.Sos, M.Si.
KETUA YAYASAN PONDOK PESANTREN AL JABAL NUR KARTANEGARA”

Penilaian tersebut sejalan dengan sambutan yang sebelumnya disampaikan oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al Jabal Nur Kartanegara, IDA PRAHASTUTY S.Sos, M.Si., yang menegaskan bahwa pendidikan di lingkungan yayasan tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kemandirian, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Menurut Rendi, pengelolaan lahan yang sebelumnya kurang produktif hingga mampu menjadi area pertanian yang bermanfaat merupakan bentuk nyata kontribusi dunia pendidikan terhadap masyarakat.

“Pendidikan seperti ini perlu menjadi contoh. Sekolah tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga menghadirkan solusi dan keterampilan nyata yang bisa langsung diterapkan,” ujarnya.

Baca Juga  JAM-Pidum Menyetujui 9 Pengajuan Penghentian Penuntutan Berdasarkan Restorative Justice
“MUHAMMAD SELAMAT HILAN ABGHI dari jurusan pertanian yang berhasil menanam Kedelai Edamame”

Apresiasi juga diberikan kepada komitmen yayasan dalam memberikan ruang pendidikan yang setara bagi anak disabilitas. Salah satu yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut ialah sosok MUHAMMAD SELAMAT HILAN ABGHI, lulusan jurusan pertanian SMK Utama Al Jabal Nur Samboja yang berhasil membudidayakan tanaman Kedelai Edamame di lingkungan yayasan.

Keberhasilannya tersebut dinilai menjadi bukti bahwa pendidikan inklusi mampu melahirkan sumber daya manusia yang mandiri, produktif, serta memiliki keterampilan nyata di bidang pertanian. Saat ini, dirinya juga turut aktif merawat area pertanian di lingkungan yayasan sebagai bentuk pengembangan kemampuan yang dimiliki.

Selain itu, program kewajiban menanam pohon bagi siswa turut mendapat apresiasi karena dianggap mampu membangun karakter kepedulian lingkungan sejak dini.

Baca Juga  Eks Khilafatul Muslimin Mallawa, Deklarasi Setia Pada Pancasila Dan NKRI
“H. Hasanuddin M.T, S.H.
Pendiri Yayasan dan Kepala Sekolah SMK UTAMA AL JABAL NUR SAMBOJA”

Sementara itu, Pendiri Yayasan sekaligus Kepala Sekolah SMK UTAMA AL JABAL NUR SAMBOJA, H. Hasanuddin M.T, S.H., menyampaikan bahwa sekolah terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia industri dan dunia kerja.

Menurutnya, banyak lulusan SMK Utama Al Jabal Nur Samboja yang telah diterima bekerja sebelum kelulusan, terutama pada sektor pariwisata, otomotif, perhotelan, hingga restoran.

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sendiri terus mendorong penguatan pendidikan vokasi melalui berbagai program, salah satunya “Kukar Siap Kerja”, guna memperluas kesempatan kerja bagi generasi muda daerah.

RED