Lupakan Deadline Sejenak! GPBI DKI Jakarta Gelar Mancing Bareng, Ajang “Healing” Para Pekerja

JAKARTA, Markaberita.com – Jika biasanya para pekerja dan buruh sibuk bergelut dengan target kerja atau tuntutan kebijakan, Sabtu (23/05/2026) ini suasana di Penggilingan, Kecamatan Cakung, mendadak berubah. Bukan karena aksi demo, melainkan karena GPBI DKI Jakarta sukses menggelar “Lomba Mancing Bareng” yang penuh tawa sekaligus kompetisi seru.

​Sebanyak 80 peserta yang datang dari berbagai serikat pekerja hingga warga sekitar tampak tak sabar menanti strike pertama. Di bawah terik matahari Jakarta, puluhan joran berjejer rapi di pinggir kolam, menanti ikan mas yang seolah ikut menguji kesabaran para buruh.

​Ketua Panitia, Rukun Santoso, S.H., menegaskan bahwa acara ini memang dirancang untuk melepas penat. “Kita ingin membuktikan bahwa buruh dan masyarakat itu bisa bersatu dalam suasana yang cair, tidak melulu soal di atas aspal (aksi jalanan). Sambil memancing, kita bangun solidaritas dengan cara yang santai,” ujar Rukun di sela-sela perlombaan.

Baca Juga  Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati: MMT Tuntut Audit Menyeluruh dan 'Bedol Desa' Manajemen Pasar Jaya

​Kegiatan ini pun turut dihadiri langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah GPBI DKI Jakarta, Tohenda, S.H., M.H. Kehadiran beliau memberikan suntikan semangat bagi para peserta yang berlomba dengan penuh sportivitas.

​Bagi para pekerja, momen ini menjadi wadah silaturahmi yang efektif. Saat menunggu umpan disambar ikan, obrolan-obrolan hangat antarorganisasi pun mengalir tanpa sekat. Inilah “strategi” GPBI DKI Jakarta dalam merawat persatuan: kalau sudah duduk bareng di pinggir kolam, sekat-sekat antarorganisasi pun melebur.

​Acara ditutup dengan penuh keceriaan saat penyerahan apresiasi kepada para pemenang. Meski tidak semua membawa pulang ikan juara, hampir semua peserta membawa pulang semangat baru untuk kembali beraktivitas.

​GPBI DKI Jakarta berharap kegiatan ini bisa menjadi “ritual” rutin. Toh, siapa sangka cara terbaik untuk mempererat persatuan buruh bukan dengan orasi, tapi dengan sama-sama menunggu joran melengkung di kolam pancing?(Red).

Baca Juga  Dana BBM Kapal Dishub DKI Rp1,8 Miliar Disorot, ASNI Minta Kejagung Panggil Pihak Terkait