Amien Rais Tuding Teddy Indra Wijaya Punya Orientasi Seks Menyimpang dan Komdigi Sebut Fitnah

Politik307 Dilihat

JAKARTA, MarkaBerita.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan respons tegas terhadap pernyataan kontroversial yang dilontarkan tokoh politik senior, Amien Rais. Tuduhan yang menyeret nama Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dan Presiden Prabowo Subianto tersebut dinyatakan sebagai informasi tanpa dasar alias fitnah.

​Dalam sebuah unggahan video di kanal YouTube pribadinya pada Kamis (30/4), Amien Rais mengklaim adanya “berita besar” yang beredar dalam beberapa hari terakhir mengenai dinamika hubungan antara Presiden Prabowo dan Teddy Indra Wijaya.

​Tanpa menyertakan bukti konkret, Amien menyebut hubungan tersebut telah melewati batas atau “offside”. Ia bahkan secara terbuka menyinggung isu orientasi seksual dan mendesak Presiden untuk segera mengganti Seskab dengan sosok yang ia istilahkan lebih “normal”.

Baca Juga  Perkumpulan Warga Sumbangsel Dukung dan Siap Menangkan Ulung Purnama Sebagai Calon Bupati Bekasi

​Tanggapan Tegas Pemerintah

​Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan bahwa narasi yang dibangun oleh Amien Rais merupakan bentuk serangan terhadap martabat pimpinan negara dan upaya menciptakan kegaduhan di tengah masyarakat.

​”Narasi yang dibangun merupakan upaya merendahkan martabat pimpinan tertinggi negara, tidak memiliki dasar fakta, serta bagian dari upaya provokasi untuk menciptakan kegaduhan publik,” ujar Meutya Hafid melalui keterangan tertulis, Jumat (1/5/2026).

 

​Pihak Komdigi juga mengingatkan seluruh tokoh publik untuk menjaga etika komunikasi dan memastikan akurasi informasi sebelum menyampaikannya ke ruang siber, guna menghindari dampak hukum maupun sosial.

​Status Terkini

​Berdasarkan pantauan pada Sabtu (2/5/2026) pagi, video berdurasi delapan menit yang memicu polemik tersebut terpantau sudah tidak tersedia atau dihapus dari kanal YouTube resmi Amien Rais.

Baca Juga  Membangun Harmoni Melalui Acara Santunan dan Deklarasi Dukungan Garda Pasundan untuk Kebersamaan Ade Kuswara Kunang & Budi Muhammad Mustafa di Pikada Kab.Bekasi

​Hingga saat ini, pihak Teddy Indra Wijaya maupun Presiden Prabowo Subianto belum memberikan tanggapan langsung terkait tudingan tersebut. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya tanggung jawab digital bagi para pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas opini publik.(Red/MB).