BPBD Kota Bekasi Rilis Update Korban Kecelakaan: 15 Orang Meninggal Dunia, 81 Luka-Luka

Megapolitan429 Dilihat

MARKABERITA.COM, ​BEKASI – Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Bekasi merilis update data terbaru terkait penanganan korban kecelakaan yang terjadi pada Selasa, 28 April 2026. Hingga pukul 10.00 WIB, tercatat total korban mencapai 96 orang.

​Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi menyatakan bahwa dari total keseluruhan korban, sebanyak 15 orang dinyatakan meninggal dunia (MD), sementara 81 lainnya mengalami luka-luka dan sedang dalam penanganan medis di sejumlah rumah sakit.

​Tim gabungan telah mengevakuasi para korban ke 10 rumah sakit yang tersebar di wilayah Bekasi dan sekitarnya guna mendapatkan perawatan intensif maupun proses identifikasi. Berikut adalah rincian data korban di masing-masing fasilitas kesehatan:

Baca Juga  Sebut Ada Modus Birokrasi Berantai, ASNI Minta KPPU Usut Pengadaan Buku SD DKI

​1. RSUD Kota Bekasi

Menjadi pusat penanganan terbesar dengan 50 korban hidup, di mana beberapa di antaranya sudah diperbolehkan pulang. Namun, tercatat 3 korban meninggal dunia atas nama Nuryati (63), Enggar Retno (35), dan Nurlaela (40).

​2. RS Polri (Kramat Jati)

Fokus pada proses identifikasi korban meninggal dunia. Saat ini terdapat 10 jenazah (8 laki-laki dan 2 perempuan) yang masih dalam status Mr. X dan Ms. X menunggu proses autopsi dan pencocokan data keluarga.

​3. RS Primaya Bekasi Timur

Menangani 9 korban luka-luka, termasuk di antaranya Dinda Aulia, Sabrina, dan Bayu Kurniawan. Seluruh korban di lokasi ini masih dalam perawatan observasi.

​4. RS Mitra Plumbon Cibitung

Baca Juga  Dukung Revitalisasi Pasar Sunter Podomoro, FPPJ Apresiasi Langkah Komunikatif Perumda Pasar Jaya

Merawat 5 korban luka, dengan diagnosa cedera bervariasi mulai dari patah tulang bahu (Joko Herwanto) hingga Cedera Kepala Ringan/CKR (Rini Hutami).

​5. Fasilitas Kesehatan Lainnya

Korban lainnya tersebar di RS Mitra Bekasi Timur (5 hidup, 1 MD), RS Bella (4 hidup, 1 MD), RS Siloam Bekasi Timur (2 hidup), RS Hermina (2 hidup), RS Bhakti Kartini (1 hidup), dan RS Mitra Barat (3 hidup).

​Pihak BPBD Kota Bekasi menegaskan bahwa seluruh personel tetap disiagakan untuk memantau perkembangan kondisi korban di rumah sakit.

​”Laporan ini disusun sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab publik. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengenali potensi bahaya di jalan raya guna mengurangi risiko kecelakaan,” tulis pernyataan resmi Pusdalops PB BPBD Kota Bekasi dalam penutup laporannya.

Baca Juga  TransJakarta Lagi Dihujat? GEMA CITA Pasang Badan, Ingatin Jangan Asal Bikin Opini Negatif!

​Bagi pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota kerabat, dapat menghubungi layanan darurat Call Center 112 atau mendatangi langsung posko informasi di Komplek Perkantoran Pemkot Bekasi.(Red).