SORBAN – KEKUATAN SENI MELAWAN BENCANA EKOLOGIS DAN BUDAYA

Solidaritas Bencana Alam: Mengubah Nada Menjadi Bantuan Nyata untuk Pemulihan Sumatera

Nasional325 Dilihat

Markaberita.id | ​Jakarta, 05 Desember 2025 — Sebuah inisiatif kolaboratif yang didorong oleh semangat kepedulian bersama diluncurkan. Komunitas seniman, pegiat sosial, dan pemerhati budaya, yang dimotori oleh Lembaga Majantara bersama BPW OI, MPSI, YHPI, RPI, YAPMI, dkk, bersatu padu meluncurkan gerakan “SORBAN: Solidaritas Bencana Alam.” Kegiatan charity ini bertujuan merespons dan memulihkan dampak serius bencana ekologis dan kerusakan warisan budaya di Sumatera melalui pendekatan kreatif dan budaya.

​Mengangkat tema “Konser Amal Untuk Sumatera,” acara ini merupakan manifestasi nyata dari kekuatan budaya sebagai motor penggerak aksi kemanusiaan. Acara utama, yang mencakup Konser Amal, Pertunjukan Seni, dan Lelang Karya, akan diselenggarakan pada Sabtu, 06 Desember 2025, mulai Pukul 14.00 WIB sampai Selesai di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta.

Baca Juga  Wartawan Radar Investigasi Dikeroyok, Begini Respon Kuasa Hukum Ari

​”SORBAN” dirancang dengan narasi edukatif yang menarik, menunjukkan bahwa bencana ekologis memiliki dimensi sosial dan budaya yang mendalam. Seluruh dana yang terkumpul dari gerakan “Open Donate,” tiket, dan lelang akan disalurkan untuk membantu pemulihan sosial, lingkungan, dan fokus utama pada restorasi cagar budaya di wilayah terdampak.

​Jeki Ayu Majantara, Ketua Pelaksana Lembaga Majantara yang fokus pada masalah sosial dan budaya, menyoroti urgensi pemulihan warisan budaya dalam wawancaranya pada media Jumat (5/12/25).

Ia mengungkapkan, “Bencana bukan hanya tentang kerusakan fisik, tetapi juga disrupsi sosial dan budaya masyarakat yang terdampak. Berdasarkan data yang kami terima, terdapat setidaknya 43 cagar budaya yang mengalami kerusakan parah akibat bencana ini. Kerusakan budaya adalah duka kolektif kita. Beberapa cagar budaya tersebut di antaranya Rumah Tjong A Fie, Situs Bukit Kerang, Kompleks Masjid Tengku Di Kila, Rumah Rasuna Said, Kompleks Bangunan Masjid Tua Kebayakan, Kompleks Benteng Indrapatra, dan Jalur Kereta Api Sawahlunto. Melalui SORBAN, kami ingin menegaskan bahwa seni dan budaya adalah pilar penting dalam proses pemulihan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dan bergotong royong. Dukungan Anda pada acara ini adalah investasi dalam memulihkan keharmonisan sosial, lingkungan, dan yang terpenting, menyelamatkan warisan budaya saudara-saudara kita di Sumatera,” ucapnya.

Baca Juga  .Anggota DPRD JawaBarat Tampung Aspirasi Masyarakat melalui Majlis Ta'lim Al Chumairoh

​Lembaga Majantara, bersama para penggagas dan mitra kolaborasi, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadi bagian dari gerakan “SORBAN: Solidaritas Bencana Alam” dengan hadir langsung di TIM atau berdonasi secara mandiri. Untuk informasi lebih lanjut dan donasi, dapat menghubungi Sapri di 081316581930 atau melalui media sosial @rumahpulangindonesia.

​[Pulihkan Alam, Perkuat Budaya. Sampai Jumpa di Taman Ismail Marzuki.]​(Red).