Survei LKPI: Kepala BPI Danantara Masuk 10 Besar Pejabat dengan Kinerja Memuaskan Publik

Nasional354 Dilihat

Markaberita.id | ​Jakarta, 17 November 2025 – Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) telah memublikasikan hasil survei tingkat kepuasan publik terhadap sejumlah pejabat tinggi negara setelah satu tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hasil survei ini dipublikasikan oleh Direktur Eksekutif LKPI, Togu Lubis, pada hari Senin, 17 November 2025.

​Survei LKPI ini dilaksanakan secara tatap muka pada periode 20–29 Oktober 2025. Populasi survei adalah seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih. Sampel yang digunakan berjumlah 1.668 orang, diambil menggunakan Metode Multistage Random Sampling dan terdistribusi secara proporsional di 38 Provinsi di Indonesia. Tingkat toleransi kesalahan (Margin of Error—MoE) survei ini adalah sekitar \pm 2.4\% pada tingkat kepercayaan 95 persen.

​Kepercayaan dan Kepuasan Publik Terhadap Prabowo-Gibran

​Hasil temuan survei LKPI menunjukkan tingginya dukungan publik terhadap kepemimpinan nasional:

  • ​Tingkat kepercayaan publik terhadap Prabowo-Gibran mencapai 81,5%.
  • ​Kepuasan atas kinerja Prabowo-Gibran secara umum sebesar 76,8%.
  • ​Masyarakat yang yakin Presiden Prabowo Subianto akan memberikan perubahan dan perbaikan kesejahteraan hingga 2029 mencapai 81,6%.
  • ​Tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap program pemberantasan korupsi di bawah kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 80,8%.
Baca Juga  Menangkan Cagub Dedi Mulyadi Ketua DPD Gadil Kabupaten Bekasi Serahkan SK DPC Kecamatan

​Evaluasi kinerja para pembantu Presiden ditentukan berdasarkan empat indikator penilaian yang komprehensif: Pencapaian program, pencapaian kebijakan terhadap kebutuhan masyarakat, kualitas kepemimpinan dan koordinasi, serta penerapan pemerintahan yang bersih dari korupsi.

​Berikut adalah kementerian dan pejabat yang dinilai paling memuaskan dan dipercaya oleh publik, dengan presentase kepuasan tertinggi:

  1. ​Kejaksaan Agung dinilai memuaskan oleh 75,3% responden.
  2. ​Kementerian Pertahanan yang dipimpin oleh Syafrie Syamsudin mencapai 73,7%.
  3. ​Kementerian Keuangan yang dipimpin oleh Purbaya mencapai 72,8%.
  4. ​Kementerian Luar Negeri mencapai 72,1%.
  5. ​Kementerian Sekretaris Negara mencapai 71,3%.
  6. ​Kementerian Investasi dan Hilirisasi serta Kepala BPI Danantara yang dipimpin Rosan Roeslani mencapai 71,1%.
  7. ​Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mencapai 70,9%.
  8. ​Sekretaris Kabinet (Teddy Indra Wijaya) mencapai 68,2%.
Baca Juga  Presiden Prabowo Diam, JRHP: Hak Angket Gibran Ada di Tangan Sufmi Dasco

​Kinerja Pembantu Presiden yang Dinilai Terburuk

​Survei LKPI juga mencatat kementerian/lembaga yang dinilai berkinerja buruk dan tidak dipercaya oleh publik. Tiga pejabat dengan rapor kinerja terburuk adalah:

  • ​Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia: Mencatat kinerja terburuk dengan Tingkat Kepuasan dan Kepercayaan dari publik hanya 17,1%.
  • ​Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana: Mencatat kinerja terburuk kedua dengan Tingkat Kepuasan dan Kepercayaan 18,1%.
  • ​Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni: Mencatat kinerja terburuk ketiga dengan Skor Kepuasan dan Kinerja 19,1%.

​Sebanyak 20 Kementerian dan Lembaga lainnya rata-rata memiliki Tingkat Kepuasan dan Kepercayaan dari Publik di bawah 50%, dan selebihnya di bawah 30%.

Baca Juga  Menuju Kepastian Konstitusional: Pemerintah Susun RPP Baru untuk Sinkronisasi Penempatan Personel Polri

​Secara umum, Togu Lubis menyebutkan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai publik dengan sejumlah capaian awal yang positif dan memuaskan, seperti di bidang pemberantasan korupsi dan diplomasi luar negeri serta membangun kerja sama luar negeri.

​Namun, terkait bidang kesejahteraan sosial dan perekonomian nasional serta pembukaan lapangan kerja masih dinilai belum memuaskan masyarakat. Publik masih menantikan inovasi dan gebrakan di bidang-bidang yang dinilai belum memuaskan hingga satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto.(Red).