Markaberita.id | JAKARTA, 16 November 2025 – Kelompok Pemuda Lenteng Agung Jaya (PLAJ) secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang menunda peresmian Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung. Keputusan ini diambil lantaran ditemukan bahwa fasilitas dasar, seperti suplai air, listrik, dan detail pendukung lainnya, dinilai belum siap beroperasi secara optimal.
PLAJ melihat penundaan ini sebagai cerminan nyata dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memastikan kualitas dan kelayakan fasilitas bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebelum diserahkan.
Koordinator Umum Pemuda Lenteng Agung Jaya, Andrie (Doblank), menyampaikan apresiasi tinggi terhadap sikap Gubernur dan kinerja Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dinas PPKUKM).
“Kami, Pemuda Lenteng Agung Jaya, mengapresiasi dan mendukung penuh sikap tegas Bapak Gubernur Pramono Anung yang membatalkan peresmian kemarin. Kami memahami bahwa Dinas PPKUKM sudah bekerja keras mewujudkan sentra ini sebagai tempat usaha modern yang representatif bagi pedagang fauna dan kuliner,” ujar Andrie (Doblank).
Ia menekankan pentingnya kualitas infrastruktur dasar bagi keberlangsungan usaha.
“Kami sangat sependapat bahwa kualitas harus diutamakan di atas segala-galanya. Jangan sampai niat baik pemerintah menyediakan tempat usaha yang modern justru menjadi bumerang karena fasilitas vitalnya belum siap. Para pedagang yang direlokasi, khususnya dari Pasar Barito, berhak mendapatkan tempat yang terbaik dan tanpa kendala operasional,” tegasnya.
PLAJ menilai penundaan peresmian ini adalah langkah yang bijaksana untuk mencegah masalah operasional jangka panjang yang dapat merugikan pedagang dan mengecewakan konsumen.
“Apabila sentra ini dipaksakan diresmikan dalam kondisi yang tidak sempurna, hal itu hanya akan menimbulkan masalah harian. Kami melihat ini sebagai momen bagi Dinas PPKUKM dan seluruh jajaran untuk melakukan penyempurnaan akhir (finishing touches) secara cepat, cermat, dan teliti. Kami berharap segala kekurangan infrastruktur dasar—terutama jaminan suplai air dan listrik—dapat segera dituntaskan,” pinta Andrie.
Pemuda Lenteng Agung Jaya (PLAJ) optimistis bahwa setelah seluruh fasilitas siap, Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung akan menjadi aset ekonomi yang membanggakan.
“Setelah semua siap, kami yakin Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung akan menjadi ikon ekonomi kreatif baru di Jakarta Selatan, yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat Lenteng Agung dan para pedagang. Kami siap mendukung dan mengawal proses pembukaan sentra ini,” tutup Andrie (Doblank).
PLAJ berharap Sentra Fauna dan Kuliner ini dapat segera dibuka dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang optimal bagi wilayah Lenteng Agung.(Red).






