Markaberita.id |Semarang, 9 Oktober 2025 — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organisasi Masyarakat Gerakan Rakyat resmi mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) se-Jawa Tengah. Acara pengukuhan yang dirangkai dengan dialog kebangsaan bertema “Menuju Indonesia Cerdas dan Sejahtera” ini digelar di Hotel UTC Semarang pada Rabu (8/10/2025).
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang hadir sebagai salah satu tokoh, mengajak seluruh kader Gerakan Rakyat untuk menumbuhkan semangat andhap asor atau rendah hati dalam berjuang bersama rakyat.
”Dalam komunikasi politik, jadilah rendah hati, andhap asor. Dengarkan rakyat, jangan banyak bicara, jangan merasa tahu,” ujar Anies.
Ia mengibaratkan kekuatan rakyat seperti sapu lidi—kecil secara individu, namun kuat bila bersatu. “Kalau kita bersatu, seperti sapu lidi yang bisa membersihkan hal-hal kotor di negeri ini,” tuturnya, sambil menekankan pentingnya internalisasi nilai dan keyakinan dalam diri setiap anggota gerakan sebagai sumber lahirnya perubahan sejati.
Pengukuhan Pengurus dan Komitmen Organisasi
Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, dan ditandai dengan pembacaan surat keputusan oleh Sekretaris Jenderal Gerakan Rakyat, Muhammad Ridwan.
”Selamat kepada seluruh DPW dan DPD yang baru dikukuhkan. Kami berharap Panca Karya yang telah dicanangkan segera diwujudkan. Itu menjadi indikator nyata bagi kepemimpinan wilayah dan daerah hingga ke tingkat kelurahan dan kampung,” kata Sahrin.
Sahrin menambahkan bahwa Gerakan Rakyat kini telah memiliki legalitas formal sebagai organisasi masyarakat. Dengan dasar itu, ia menilai penting bagi ormas ini untuk terus memperkuat kapasitasnya agar kelak memiliki kekuatan politik yang mandiri. “Gerakan Rakyat harus terus membangun kekuatan agar suatu saat memiliki power politik sendiri, menjadi alat perjuangan bersama rakyat,” tegasnya.
Ketua DPW Gerakan Rakyat Jawa Tengah, Siti Nur Markesi, menyebut kegiatan dialog kebangsaan ini merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mendorong terciptanya Indonesia yang cerdas dan sejahtera.
”Alhamdulillah, seluruh 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah hadir bersama kami dalam dialog ini. Kegiatan ini adalah implementasi dari lima pilar Gerakan Rakyat. Kami berharap tercipta sinergi dan kesamaan langkah untuk memperbaiki Indonesia ke arah yang lebih baik,” ujar Siti.
Panel Diskusi Menuju Indonesia yang Berdaya
Selain Anies Baswedan, dialog kebangsaan ini turut menghadirkan sejumlah narasumber yang membahas berbagai isu strategis:
- Awali Rizky (Ekonom Bright Institute) membahas arah perekonomian nasional.
- Prof. Dr. Drs. Muhammad Nur, DEA (Guru Besar Universitas Diponegoro/UNDIP) menyoroti ketahanan pangan di tengah tantangan global.
- Prof. dr. Zaenal Muttaqin, Sp.BS, Ph.D. mengulas ketahanan sistem kesehatan nasional.
- Dr. M. Taufik, S.H., M.H. (Dosen Universitas Islam Sultan Agung/UNISSULA) membahas aspek hukum dan keadilan sosial sebagai bagian dari upaya membangun Indonesia yang berdaya dan berkeadilan.(Red).






