Politisi Senior PPP dan Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun

Nasional399 Dilihat

Markaberita.id | Jakarta, 31 Juli 2025 – Dunia politik Indonesia berduka. Mantan Menteri Agama dan mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suryadharma Ali, telah meninggal dunia pada Kamis, 31 Juli 2025, pada usia 68 tahun. Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di RS Mayapada Kuningan, Jakarta Selatan, pukul 04.25 WIB.

Kabar duka ini disampaikan oleh pihak keluarga, menyebutkan bahwa sosok kelahiran Jakarta, 19 September 1956, tersebut telah berpulang ke Rahmatullah.

Profil dan Jejak Karier yang Panjang

Suryadharma Ali dikenal sebagai politikus senior dengan rekam jejak yang panjang. Kariernya dimulai dari dunia aktivisme mahasiswa dengan menjabat sebagai Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) pada periode 1985-1988.

Baca Juga  Irjen Fadil Imran Dimutasi, Lq Indonesia Lawfirm Berharap Kapolda Metro Jaya Yang Baru Berani Proses Penjahat Investasi Bodong

Setelah berkecimpung di dunia profesional, ia memasuki panggung politik nasional. Suryadharma Ali dipercaya menjabat sebagai Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah pada Kabinet Indonesia Bersatu era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2004-2009).

Pada periode selanjutnya, ia menduduki posisi strategis sebagai Menteri Agama (2009-2014) di kabinet yang sama. Bersamaan dengan itu, ia juga memimpin partai berlambang Ka’bah sebagai Ketua Umum DPP PPP (2009-2014).

Persemayaman dan Pemakaman

Menurut informasi dari keluarga, jenazah almarhum akan disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jl. Cipinang Cempedak I No. 30, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Rencananya, Suryadharma Ali akan dimakamkan setelah salat Zuhur di Pondok Pesantren Miftahul ‘Ulum, Kampung Mariuk, Desa Gandasari, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Baca Juga  Buntut Dugaan Penipuan Rp 60 Miliar, Polisi Sita Uang Saku yang Diterima Praz Teguh dan Anwar Sanjaya

“Kami dari segenap keluarga Almarhum, memohon doa dan keikhlasan dari Bapak/Ibu/Saudara/i agar Almarhum diampuni segala dosa-dosanya, diterima amal ibadahnya, dan diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” demikian permohonan dari pihak keluarga.(Red).