Dishub DKI Jakarta Selidiki Dugaan Pungli, Sopir Bajaj Beri Klarifikasi

Megapolitan484 Dilihat

Markaberita.id | Jakarta, 30 Juni 2025 – Video viral yang merekam dugaan praktik pungutan liar (pungli) oleh oknum Dinas Perhubungan (Dishub) terhadap seorang sopir bajaj di kawasan Salemba Raya, Jakarta Pusat, telah menarik perhatian publik. Menanggapi hal ini, Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan.

“Kami tetap akan lakukan pemeriksaan kepada jajaran yang bersangkutan pada hari Senin, 30 Juni 2025,” ungkap Syafrin saat dihubungi pada Sabtu (28/06/2025) malam.

Video Viral dan Keluhan Sopir

Dalam video yang beredar luas di media sosial, seorang sopir bajaj mengeluhkan adanya pemalakan yang diduga dilakukan setiap hari oleh oknum berseragam. “Di palak setiap hari sama preman berseragam,” ujar sopir tersebut dalam rekaman video.

Baca Juga  Editorial: Menimbang Risiko Fiskal Jakarta, Kado Utang Rp2,11 T atau Beban Generasi Masa Depan?

Namun, belakangan beredar pula video klarifikasi dari sopir bajaj yang dimaksud. Sopian, nama sopir bajaj tersebut, menyampaikan permintaan maaf kepada Dishub DKI Jakarta. Ia menjelaskan bahwa insiden dalam video viral tersebut hanyalah kesalahpahaman.

Klarifikasi Sopir Bajaj: Diminta Tolong Beli Rokok

Menurut pengakuan Sopian, dirinya tidak mengalami pemalakan. Ia mengatakan bahwa saat itu, ia hanya diminta tolong untuk membelikan sebungkus rokok oleh oknum yang ada dalam video.

“Jadi mereka berhenti, saya diminta tolong untuk membelikan rokok, jadi selama ini saya tidak ada masalah dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta,” jelas Sopian. Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui menahu soal viralnya video tersebut.

Baca Juga  Direksi Transjakarta Jangan Coreng Muka Gubernur Pramono: Nyawa Melayang di Jalan, Laba Justru Amblas

Dishub DKI Jakarta kini tengah mendalami kasus ini untuk memastikan kebenaran informasi dan menindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.(Red).