Wujud Cinta ASN untuk Lansia, Pemkot Cimahi Luncurkan Program “Cimahi Peduli Ibu”

News381 Dilihat

Kota Cimahi -markaberita.id

Pemerintah Kota Cimahi resmi meluncurkan program unggulan bertajuk Cimahi Peduli Ibu, sebuah bentuk adaptasi lokal dari program Provinsi Jawa Barat yang digagas Gubernur Dedi Mulyadi dengan tagline Jabar Nyaah Ka Indung. Acara peluncuran digelar di Aula Gedung A, Kantor Pemkot Cimahi, Jumat (11/04/2025), dan dihadiri oleh jajaran kepala perangkat daerah, camat, lurah, serta para ibu lanjut usia (lansia) sebagai penerima manfaat utama.

Program Cimahi Peduli Ibu hadir sebagai simbol gotong royong dan kepedulian sosial dari jajaran ASN Kota Cimahi kepada kaum ibu berusia 55 tahun ke atas yang tidak lagi bekerja dan berada dalam kondisi ekonomi rentan.

Baca Juga  Musrenbang Kecamatan Cabangbungin, Peningkatan Pelayanan Publik dan Infrastruktur Pelayanan Dasar

Wali Kota Cimahi, Letkol Purn Ngatiyana, dalam sambutannya menegaskan bahwa program ini bukan semata menyasar bantuan material, melainkan sebagai bentuk cinta dan penghormatan terhadap para ibu yang selama ini menjadi pilar keluarga dan masyarakat.

“Program ini bukan sekadar bentuk bantuan material, tetapi juga wujud cinta dan penghormatan kepada kaum ibu. Ini adalah bentuk kasih sayang ASN Kota Cimahi yang diwujudkan dalam aksi nyata,” ujar Ngatiyana.

Dalam pelaksanaannya, program ini mengusung pendekatan ibu asuh, di mana ASN Pemkot Cimahi—terutama pejabat eselon II dan III—membina satu orang ibu lansia secara personal. Mereka menyisihkan sebagian penghasilannya secara rutin, tanpa menggunakan dana APBD.

“Ini adalah gerakan dari hati. ASN menyisihkan sebagian penghasilannya secara ikhlas, sebagai sedekah rutin untuk membantu ibu-ibu lansia ini. Tidak satu rupiah pun dari APBD,” tegas Ngatiyana.

Baca Juga  PT MBK Ventura Salurkan 45 Tong Sampah, Edukasi Literasi Keuangan hingga Kebersihan Lingkungan

Hingga hari peluncuran, tercatat sebanyak 135 ibu asuh telah masuk dalam program ini dan tersebar di berbagai kelurahan di Kota Cimahi. Para ASN dijadwalkan untuk mengunjungi ibu asuh mereka setiap Jumat di pekan pertama setiap bulan, dengan memberikan bantuan langsung baik berupa uang tunai maupun kebutuhan logistik lainnya.

Ngatiyana juga menekankan pentingnya transparansi dan pengawasan ketat agar bantuan sampai kepada yang benar-benar membutuhkan.

“Ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan besar kita untuk Cimahi yang lebih peduli, lebih inklusif, dan lebih berdaya. Mari kita muliakan ibu, mulai dari lingkungan terkecil kita,” pungkasnya.

Hilman R