Ribuan Warga Padati Festival Budaya “Ajeg Budaya Purwakarta Istimewa” Peringati Hari Jadi Ke 195

News79 Dilihat

Ribuan Warga Padati Festival Budaya “Ajeg Budaya Purwakarta Istimewa” Peringati Hari Jadi Ke 195

 

*PURWAKARTA, Markaberita.com* – `Pusat Kota Purwakarta` berubah menjadi panggung kebanggaan. Sepanjang `Jalan Jenderal Sudirman` hingga `Pertigaan BTN` dipadati cahaya, warna, dan semangat pelestarian warisan leluhur saat `Pemerintah Kabupaten Purwakarta` menggelar `Festival Budaya` bertema *`Ajeg Budaya Purwakarta Istimewa`*, pada `Senin malam, 20 Juli 2026`.

 

Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian peringatan `Hari Jadi Purwakarta ke-195` sekaligus `Hari Jadi Kabupaten Purwakarta ke-58 Tahun 2026`.

 

Kehadiran pimpinan daerah menegaskan dukungan penuh terhadap kelestarian budaya. Tampak hadir `Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta`, jajaran `Forkopimda`, `Sekda`, serta unsur pimpinan lainnya.

 

Rangkaian arak-arakan dimulai sekitar `Pukul 19.00 WIB` dari `Pertigaan Patung Egrang, Kelurahan Nagri Kaler`, menyusuri jalan utama kota, dan berakhir di `Pertigaan Patung Kuda, Kawasan BTN, Kelurahan Nagri Tengah`.

Baca Juga  Dr. Weldy Meminta Para Advokat Menjaga Marwah Peradilan di Indonesia

 

`Ribuan warga` dari berbagai desa dan kelurahan berdiri tertib, menyambut iringan budaya dengan penuh sukacita.

Di barisan paling depan tampak `Bupati Purwakarta, H. Saepul Bahri Binzein – OM Zen`, menaiki `Kereta Kencana`. Pilihan ini menjadi simbol bahwa kepemimpinan di Purwakarta senantiasa berpijak pada penghormatan tinggi terhadap `nilai-nilai luhur budaya dan kearifan lokal`.

 

Menyusul di belakangnya, `Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Sri Puji Utami – Teh Puji`, bersama jajaran `Forkopimda` dan tamu kehormatan lainnya menunggangi `kuda` memimpin gelaran.

 

Kemeriahan tampak dari beragam penampilan. Mulai dari `pasukan kuda` yang berbaris rapi, `utusan kesenian` dari berbagai kabupaten dan provinsi, hingga penampilan terbaik dari `kesenian se-Kecamatan se-Kabupaten Purwakarta`.

Baca Juga  Dinilai Lecehkan Profesi Wartawan, Ketua Presidium FPII Desak Menteri Desa Minta Maaf

 

Berbagai `komunitas seni, sanggar budaya, pelajar`, dan elemen masyarakat tampil dengan bangga. `Gerak tarian, alunan musik, dan pakaian adat` yang beragam menjadi bukti bahwa Purwakarta adalah rumah bagi keberagaman yang menyatu dalam rasa persaudaraan.

 

`Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Sri Puji Utami` menyampaikan makna penting festival ini.

“Festival Budaya Hari Jadi Purwakarta bukan sekadar perayaan seremonial. Ini momen berharga untuk memperkenalkan kekayaan seni, adat istiadat, dan tradisi yang menjadi milik kita bersama, kepada masyarakat maupun tamu dari berbagai daerah,” kata `Teh Puji`.

 

Ia juga berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan meninggalkan kesan manis.

“Keberhasilan malam ini adalah hasil kerja sama yang indah. Antara pemerintah daerah, keamanan, panitia, para seniman, komunitas budaya, dan seluruh masyarakat yang bahu-membahu menjaga ketertiban dan semangat gotong royong,” jelasnya.

Baca Juga  Apical Turut Berpartisipasi Dalam Kegiatan Penghargaan Kota Jakarta Utara.

 

Harapan besar disampaikan agar semangat *`Ajeg Budaya`* tidak hanya terasa di malam perayaan, melainkan terus hidup di setiap langkah warga Purwakarta.

 

Diharapkan festival ini mampu memperkokoh `jati diri daerah`, menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya sendiri, sekaligus membuka peluang bagi `pariwisata dan ekonomi kreatif` demi kesejahteraan rakyat.

 

Festival Budaya ini menjadi bukti nyata komitmen seluruh elemen pemimpin dan masyarakat Purwakarta: bahwa `melangkah menuju kemajuan tidak berarti meninggalkan akar sejarah`. Merawat warisan budaya adalah tugas mulia demi `Purwakarta yang tetap Istimewa di mata dunia`.

_Reporter: Saepul Bahri_