Masyarakat Batui Gelar Aksi Damai, Sampaikan Penolakan Terhadap Fenomena LGBT

Daerah69 Dilihat

​BANGGAI, Markaberita.com – Sejumlah organisasi kemasyarakatan dan elemen pemuda di Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, menggelar aksi damai di kawasan Tugu Pasar Batui pada Jumat (3/7/2026). Aksi ini merupakan bentuk penyampaian aspirasi dari gabungan massa yang terdiri dari Pejuang Tauhid Batui (PTB), Himpunan Mahasiswa Batui (HMB), sejumlah Majelis Ta’lim, serta kelompok pemuda setempat terkait keresahan warga mengenai keberadaan kelompok Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di wilayah tersebut.

​Dalam orasinya, Koordinator aksi, Ustadz Supriadi Adi, menegaskan bahwa fenomena LGBT di Batui dianggap bertentangan dengan norma agama dan nilai-nilai adat yang telah lama dijunjung tinggi oleh masyarakat setempat. Ia menyatakan bahwa kondisi tersebut sudah tidak dapat lagi ditoleransi oleh warga karena dinilai dapat membawa dampak buruk bagi tatanan moral wilayah. Menurut Supriadi, tindakan tegas perlu diambil agar tanah Batui tetap terjaga sebagai wilayah yang beradat.

Baca Juga  Ketum PPDI, Apresiasi Bawaslu Kabupaten Karawang atas Pelantikan Satgas Pengawas Pilkada dari Kalangan Disabilitas

​Menyoroti dampak sosial yang lebih luas, perwakilan mahasiswa Batui, Irgi M. Iba, menekankan pentingnya peran aktif pemerintah kecamatan dalam menangani persoalan ini. Ia khawatir jika fenomena tersebut dibiarkan, maka akan berpotensi merusak kesehatan mental masyarakat, khususnya bagi kalangan anak-anak dan remaja. Oleh karena itu, ia mendesak pemerintah untuk segera melakukan pendekatan edukatif dan langkah-langkah solutif guna mencegah penyebaran perilaku tersebut.

​Keresahan serupa juga dirasakan oleh tokoh masyarakat setempat yang turut hadir dalam aksi tersebut. Ia mengungkapkan keprihatinannya terkait perubahan perilaku pada lingkungan sekitarnya yang dianggap berkaitan dengan pengaruh kelompok tersebut. Mengingat pentingnya menjaga moralitas generasi muda, ia berharap agar aspirasi ini mendapat perhatian serius dari pemerintah dan pihak-pihak terkait, sehingga langkah pembinaan dan pengawasan dapat segera diterapkan demi terciptanya lingkungan yang sesuai dengan nilai-nilai agama dan adat di Kecamatan Batui.(red).

Baca Juga  Cegah Pekat 3C serta Gangguan Kamtibmas,Polsek Talang Ubi Gelar KRYD Razia Terpadu