Lawan Teror Darah! LPMLK: Koruptor Coba Bungkam Ucok Sky Khadafi dengan Ancaman Nyawa Keluarga

Kriminal, Nasional660 Dilihat

MARKABERITA.ID | Jakarta, 22 Januari 2026 – Sebuah pesan maut yang brutal dan haus darah mendarat di teras rumah aktivis anti-korupsi kawakan, Ucok Sky Khadafi. Direktur Center for Budget Analysis (CBA) tersebut menerima kiriman paket misterius berisi seekor ayam yang baru saja disembelih. Ceceran darah yang masih merah segar tampak membanjiri isi paket saat ditemukan di kediamannya di Bekasi, Kamis (22/1) menjelang waktu Magrib.

​Bukan sekadar bangkai busuk, genangan darah yang masih hangat memberikan pesan horor yang sangat nyata. Di dalamnya, terselip secarik kertas yang seolah ditulis dengan tinta ancaman nyawa:

​“Ucok…! Hati-hati dalam menulis dan berkomentar di Media jika ingin keluarga ‘Selamat’!”

​Teror ini adalah serangan langsung terhadap jantung demokrasi dan upaya terang-terangan untuk menghentikan investigasi tajam CBA terhadap praktik perampokan uang negara.

Baca Juga  Uji Bukti Korupsi LPEI Rp992,8 Miliar: Kubu Terdakwa Ungkap Fakta Baru di Pengadilan Tipikor

​Merespons kejadian yang mencekam ini, Lingkar Pemuda Mahasiswa Lawan Korupsi (LPMLK) secara resmi menyatakan dukungan moral penuh kepada Ucok Sky Khadafi beserta keluarga. LPMLK menegaskan bahwa Ucok tidak sendirian dalam menghadapi intimidasi ini; seluruh elemen mahasiswa anti-korupsi berdiri sebagai perisai di belakangnya.

​Juru Bicara LPMLK, Al Cautsar, kamis (22/1) dalam keterangan nya, Mngecam keras. Ia menyebut tindakan ini sebagai cermin ketakutan yang menjijikkan dari para koruptor yang boroknya mulai terkelupas oleh analisis tajam CBA.

​“Kami dari LPMLK memberikan dukungan moral sedalam-dalamnya kepada Bang Ucok. Kami mengutuk keras teror biadab ini! Ayam yang baru dipotong dengan darah yang masih meluap bukan sekadar gertakan sambal. Ini adalah pesan simbolik bahwa nyawa Bang Ucok dan keluarganya sedang diincar. Ini adalah teror darah yang mencoba menyembelih nyali gerakan anti-korupsi di Indonesia,” tegas Al Cautsar dengan nada geram.

Baca Juga  Puluhan Duta Besar dan Menkumham Bertanding Olahraga Bersama Narapidana, Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-59

​Al Cautsar memastikan bahwa energi perlawanan tidak akan surut. “Kalian boleh memotong ayam untuk menakut-nakuti, tapi kalian tidak akan pernah bisa memotong arus kebenaran. Darah ini justru akan menjadi bahan bakar bagi ribuan mahasiswa untuk bergerak lebih masif membongkar sarang penyamun anggaran!” tambahnya.

Atas peristiwa yang mengancam keselamatan jiwa ini, LPMLK menyatakan sikap:

  1. ​Mendesak Kapolres Metro Bekasi dan Kapolda Metro Jaya untuk menangkap pengirim dan aktor intelektual di balik teror ini dalam waktu 2×24 jam. Darah yang masih segar adalah bukti fisik bahwa pelaku berada di radius dekat atau baru saja melakukan aksinya. Jangan biarkan hukum kalah oleh premanisme koruptor!
  2. ​Menuntut Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) segera turun tangan memberikan perlindungan melekat (bodyguard) kepada Ucok Sky Khadafi dan keluarga. Ancaman ini secara eksplisit menyasar keselamatan keluarga.
  3. ​Menginstruksikan Seluruh Jaringan Mahasiswa Anti-Korupsi untuk bersiaga, merapatkan barisan, dan melipatgandakan pengawasan terhadap kebijakan anggaran sebagai bentuk solidaritas nyata.
Baca Juga  PT Socfindo Berikan Penghargaan Jubilaris 25 Tahun kepada 183 Karyawan di Seumanyam dan Seunagan

​Darah segar di Bekasi adalah tanda bahwa koruptor sudah mulai menggunakan cara-cara mafia. Namun, sejarah membuktikan, kebenaran yang dibungkam dengan darah justru akan tumbuh semakin perkasa. Kami berdiri tegak dan tidak akan mundur selangkah pun di belakang Ucok Sky Khadafi!.(Red).